2018, Catat 20 Kasus DBD

    133
    FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI
    Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Empat Lawang, M Junaidi.
    Advertisement

    Silampari Online,

    EMPAT LAWANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang mencatat sebanyak 20 kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun 2018 di Kabupaten Empat Lawang. Dari 20 kasus DBD tersebut, paling banyak terjadi di Kecanatan Tebing Tinggi.

    “Tahun ini tercatat ada 20 orang yang terkena DBD dan yang paling banyak di Kecamatan Tebing Tinggi,” ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Empat Lawang, M Junaidi saat dibincangi wartawan di ruang tugasnya, Rabu (9/1).

    Dijelaskannya, dari 20 kasus DBD terdiri 17 kasus di Kecamatan Tebing Tinggi,  sementara Kecanatan Sikap Dalam, Kecamatan Saling dan Kecamatan Ulu Musi, masing-masing satu kasus DBD. “Dari 20 kasus DBD tersebut, Alhamdulillah semuanya sudah sehat dan tidak ada yang meninggal dunia,” ujarnya.

    Diakui Junaidi, kasus DBD banyak terjadi pada bulan November dan Desember. “Ya, pada bulan tersebut meningkat karena saat itu  musim penghujan,” jelasnya.
    Lebih lanjut Junaidi mengatakan, untuk mencegah terjadinya DBD pihaknyapun sudah melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke Posyandu dan di lingkungan masyarakat. 

    “Untuk tahun 2018, kita juga memberikan bantuan berupa kelambu sebanyak 200 buah yang dibagikan di Sepuluh kecamata yang ada di Kabupaten Empat Lawang,” katanya.

    Ditambahkan Junaidi, bagi masyarakat yang ingin wilayah pemukimannya dilakukan fooging, dia menghimbau agar mendatangi Posyandu atau Puskesmas terdekat yang nanti akan ditembuskan ke pihaknya. “Untuk fogging ini gratis tanpa biaya sepeserpun,” pungkasnya. (HS-05)