Buronan Curas Diringkus Polisi

42

hariansilampari.co.id- Satuan Reskrim Polres Musi Rawas ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi tiga tahun silam, tepatnya tanggal 7 Juli 2015 di Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Satu dari tujuh tersangka yang melakukan aksi curas kala itu berhasil diamankan petugas, Rabu (13/2) sekitar pukul 04.00 WIB. Dia adalah SA (22), seorang petani warga Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro didampingi Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto saat dikonfirmasi Kamis (14/2), membenarkan penangkapan seorang tersangka yang terlibat kasus curas pada Juli 2015 tersebut.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di sebuah rumah di Desa Kertasari, kemudian team buser gabungan dengan unit Reskrim Polsek Karang Dapo berhasil mengamankan pelaku, selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Musi Rawas guna proses lebih lanjut,” katanya.

Dijelaskan, pada tanggal 7 Juli 2015 silam, sekitar pukul 01.00 WIB malam di Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh tujuh orang tidak dikenal.

Menurut Kasat Reskrim, ketujuh tersangka tersebut menggunakan lima bilah senjata tajam dan sepucuk senjata api rakitan. Para tersangka menodong korban dengan cara melintangkan kayu sehingga mobil korban tidak bisa melintas.

Kemudian beberapa tersangka meminta uang dan merebut telepon genggam milik korban sambil mengancam korban dengan mengacungkan senpira ke arah korban. Kemudian para pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan.

Korban bernama Pendi Abdullah (37), seorang sopir asal Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, merasa tidak menerima atas kejahatan yang dilakukan para pelaku, sehingga dirinya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karang Dapo untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. (KHS-01)