24 Cabang Dilombakan

    105
    FOTO : DISKOMINFO
    POSPEKOT : Ribuan santri mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospekot) ke6 tingkat Kota,di Taman Olahraga Silampari (TOS) Sabtu (16/2).
    Advertisement

    Silampari Online,

    LUBUKLINGGAU – Ribuan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Kota Lubuklinggau, mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospekot) ke-6 tingkat Kota, di Taman Olahraga Silampari (TOS) Sabtu (16/2).

    Kegiatan dibuka Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar didampingi Sekda Kota Lubuklinggau H A Rahman Sani, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Rodi Wijaya, serta sejumlah perwakilan FKPD dan OPD.

    Ketua pelaksana, Atiq Fahmi menjelaskan kegiatan Pospekot tersebut bersama dengan kegiatan liga santri. Sehingga, ada 24 cabang perlombaan yang akan dilombakan yakni 11 cabang seni dan 13 cabang olahraga.

    Meliputi, kaligrafi, seni lukis islami, seni kriya, pencak silat, hadang, basket, fotografi islami, video pendek, teni meja, fashion show dan musik islami. Kemudian, hadroh, bola volly, badminton, sepak takraw, pidato bahasa indonesia, futsal, teater, pidato bahasa arab, atletik, pidato bahasa inggris, stand up comedy, cipta baca puisi dan senam santri.

    Kegiatan dilaksanakan mulai 16 hingga 21 Februari 2019 dengan tempat perlombaan tersebar di beberapa stadion dan Ponpes. Sedangkan, untuk dewan jurinya sendiri merupakan tenaga profesional baik dari PSSI maupun Dewan Kesenian Lubuklinggau.

    “Untuk peserta yang mengikuti, ada 1.360 santri. Kami harapkan, kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses,”kata Atiq

    Ia menyampaikan selama ini pemerintah selalu memperhatikan ponpes yang ada di Kota Lubuklinggau. Semoga kedepannya pemerintah selalu memperhatikan kegiatan di ponpes.

    Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar dalam sambutannya menyatakan, sangat menyambut baik kegiatan tersebut. Pospekot ini pun dinilainya, bukan hanya kegiatan untuk duniawi saja, tetapi juga untuk mempersiapkan akhirat.

    Ia juga menyampaikan, seluruh santri di ponpes se-Kota Lubuklinggau merupakan generasi penerus dan aset bangsa. Mulai dari sekarang, berpikir untuk menyiapkan generasi yang sehat jasmani dan rohani dan melalui pospekot semua itu dapat terwujud.

    “Sebagai calon penerus bangsa, para santri harus berakhlakul karimah, menguasai ilmu agama dan umum. Semoga seluruh santri, dapat mendukung terwujudnya Kota Lubuklinggau yang metropolis, serta madani,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga berpesan kepada para santri untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik mungkin sesuai dengan janji santri yang telah diucapkan. Begituh juga, dewan juri agar selalu taat dan patuh dengan janji juri yang telah diucapkan secara bersama-sama.

    “Tetap menjunjung tinggi sportivitas, kita harapkan kegiatan ini berjalan sukses dan sasarannyapun tercapai,”pungkasnya.(HS-02)