30an Angkot Disetop

-Bawaslu Lepas Sticker Caleg

175
FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI
PENERTIBAN : Bawaslu, Satlantas dan Dishub Lubuklinggau melakukan penertiban one way yang terpasang di setiap mobil angkot,Senin (18/2).
Advertisement

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Lubuklinggau, KPU, serta Polres Lubuklinggau, Badan Pengawas Pemilu Lubuklinggau menertibkan One Way di mobil angkutan kota (angkot), Senin (18/2).

Kendaraan yang ada sticker calon legislatif disetop dan para petugas dari Bawaslu dalam hal ini Panwascam melepas stiker tersebut. Penertiban dimulai pukul 09.00 hingga 11. 00 WIB di Depan Kampus Unmura atau eks Kantor Pemkab Mura jalan Sultan Mahmud Badarudin II Kelurahan Moneng Sepati Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Ketua Komisioner Bawaslu Lubukliggau Mursidi mengaku mengapa pihaknya baru melaksanakan penertiban one way karena berdasarkan intruksi dari bawaslu pusat, melakukan penertiban paling lambat tanggal 18 Februari 2019.

Penertiban kemarin, ada sekitar 30 an angkot yang dilepas one way para caleg, dan Bawaslu akan melakukan secara bertahap selama tiga kali, pertama di depan kampus Unmura, selanjutnya kemungkinan di terminal atas Lubuklinggau.

“Alhamdulilah selama penertiban, berjalan dengan kondusif tanpa kendala apapun,”ujar Mursidi.

Sementara itu salah seorang pengemudi angkot Yansen mengaku sempat mengira adanya razia kendaraan dilaksanakan pihak polres.

“Terkejut saja,tumben razia di sini (depan eks kantor pemda mura),”ungkapnya.

Berkaitan dengan pelepasan one way di kendaraan mereka, Yansen mengaku tidak bermasalah, karena bukan hanya mobil ia sendiri.

“Hampir seluruh angkot ada semua, jadi tidak masalah kalau dilepas, memang ini peran pihak polisi, Dishub dan Bawaslu kalau ingin melepas,”akunya.

Ditanya kerugian, Yansen mengaku tidak rugi, karena bukan dirinya yang memasang. “Pihak berkepentingan yang bayar untuk masang di angkot kita, ya kalau kata Bawaslu ini melanggar, silahkan saja dilepas,”terangnya.

Kemudian berdasarkan pantauan dilapangan, one way di mobil angkot yang paling banyak duilepas yakni milik Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Fauzi Amro, disusul Caleg DPRD Provinsi dari PDIP Sri Hernalina dan Abrar Amir dari Partai Hanura. (HS-02)