40 Desa Gelar Pilkades Setelah Pilkada

  • Whatsapp

Silampari Online

MUSI RAWAS- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memastikan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 40 Desa akan diselenggarakan tahun 2020 mendatang. Dimana, untuk pelaksanaannya setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Muat Lebih

Kepala DPMD Kabupaten Mura, Ahmadi Zulkarnain melalui Kasi Pembinaan Adminitrasi Desa, Charles mengatakan, untuk tahun 2020 akan diselenggarakan perhelatan pemilihan 40 pejabat nomor satu ditingkat Desa atau Kepala Desa (Kades).

“Dari 40 Desa yang diselenggarakan Pilkades dengan masa jabatan habis tahun 2018 yakni dua Desa, tahun 2019 empat belas Desa dan tahun 2020 sebanyak 24 Desa,”jelas Charles kepada Harian Silampari, Kamis (11/7) diruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa untuk 40 Desa yang akan melaksanakan Pilkades diantaranya Desa Sungai Bunut Kecamatan BTS Ulu, Wukirsari Kecamatan Tugumulyo, Sukarami Jaya Kecamatan Sumberharta, Triwikaton dan Widodo Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi dan Ngesti Karya Kecamatan Jayaloka, Sumber Asri Kecamatan Sumberharta dan Kades Ciptodadi II Kecamatan Sukakarya.

“Termasuk Desa Kebur Jaya Kecamatan TPK dan Kades Suka Menang Kecamatan Muara Kelingi, Mukti Karya Kecamatan Muara Lakitan, Kades Kembang Tanjung BTS Ulu, Kades Remayu Kecamatan Tuah Negeri, Muara Rengas dan Kades Lubuk Pandan Kecamatan Muara Lakitan,”bebernya.

Selain itu, Desa Sumber Karya Kecamatan STL Ulu Terawas, Taba Renah Kecamatan Selangit, Karyadadi Kecamatan Purwodadi, Beliti, Binjai, Mandi Aur, Karya Sakti, dan kades Petrans Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Suko Rejo, Suka Karya, Sri Mulyo, Paduraksa, Suka Raya, Sukamana, Sukaraya Baru.

“Termasuk Desa Megang Sakti II, Rejosari, Tegal Sari, Megang Sakti V, Desa Kebur Kecamatan TPK, Sukamaju Sumber Harta, Sukamulya Tuah Negeri, Ciptodadi dan Sukarena Kecamatan Sukakarya,”timpalnya.

Mengenai penyelenggaraan Pilkades sebelum atau sesudah Pilkada sendiri. Maka mantan Lurah Kelurahan Muara Beliti ini memastikan akan diselenggarakan setelah Pilkada tepatnya pada Desember 2020 nanti.

“Intinya alasan penyelenggaraan Pilkades setelah Pilkada karena sebagian besar Desa yang akan melaksanakan Pilkades masa jabatan Kadesnya pada bulan Desember. Sehingga, bila dilaksanakan sebelum Pilkada maka dikhawatirkan 24 Desa tidak bisa mengikuti Pilkades ditahun 2020,”ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Mura, M Rozak menjelaskan, untuk saat ini alat e-voting yang tersedia sebanyak 13 unit. Dimana, untuk kalkulasi pemilih dalam penggunaan alat e-voting satu generator untuk 500 pemilih dan kalau lebih dari itu maka kebutuhan alat e-voting bertambah.

“Untuk 13 alat e-voting semuanya dalam kondisi siap pakai. Namun, bilamana kurang alternatifnya kita akan pinjam ke daerah lain,”pungkasnya. (HS-03)

banner 468x60