Aktivitas Pemulung di Bulan Suci Ramadhan

38
Advertisement

Bekerja Aman Tanpa Banyak Resiko

Silampari Online,

Mardat(37) bekerja di tempat pembuangan sampah di Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggu. Mencari pekerjaan aman dan tidak banyak resiko itulah yang disampaikan Mardat. Berikut laporannya.

Adi Arianza – Lubuklinggau

Pukul 10.00 Wib, Wartawan Harian Silampari sengaja menemui Mardat yang sedang bekerja mengumpulkan barang bekas, dan menyambut baik kedatangan Media,Rabu(15/5).

Terlihat tumpukan sampah, barang bekas mulai dari botol minuman, pelastik yang beserakan, hinga terkadang mengeluarkan bau yang tidak sedap dan lalat berterbangan meratap ke badan.

Mardat sudah mempunyai seorang isteri dan anak yang masih duduk kelas 3 Sekolah Dasar dan berkerja sudah 13 tahun sebagai pemulung.

Saat berbincang-bincang ia mengatakan setiap pagi ia membawakan perlengkapan makanan dan minuman dari rumahnya.

Ia berangkat dari rumah mulai pagi pukul 06.00 Wib sampai sore pukul 06.00 Wib baru bisa pulang kerumah dan bisa kumpul sama keluarganya.

Mardat bekerja sedirian, terkadang sang isteri tidak ada pekerjaan, ikut membantu dirinya. Hasil dari barang bekas yag di dapatnya berjumlah Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu perharinya.

“Dari hasil barang bekas ini lah, cukup se-cukup nyala untuk keluarga saya,”ujarnya.

Dan ia mnceritakan sebelum pemulung ia tukang ojek, ia memilih pekerjaan saat ini karena tidak mau mengambil banyak resiko.

“Kalau ngojek bisa saja kecalakaan, lemaklah gawe cak ini, kito ngangu wong idak, dari hasil keringat kito nian,” ungkapnya.

Sementara itu wartawan sengaja menanyakan ada niat ingin bekerja yang
lain, dan ia menjawab susa untuk mencari pekerjaan lain, karena pekerjaan sekarang sudah sangat ia nikmati.(*)