Satu Untuk Semua

Anak-anak Mulai Terserang Gatal-gatal

59

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Hujan deras yang turun setiap hari di Bumi Lan Serasan Sekentenan membuat jalan Desa Sembatu Jaya Kecamatan BTS Ulu mulai terendam banjir. Bahkan, sejumlah anak-anak mulai terserang penyakit gatal-gatal akibat banjir tersebut.
Kepala Desa (Kades) Sembatu Jaya Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura), Samsul Bahri mengatakan, hujan deras yang turun beberapa hari terakhir ini membuat sungai Sembatu meluap dan menggenangi akses jalan desa.
“Untuk banjir sudah meluap ke jalan Desa sekitar 25 meter atau batas lutut orang dewasa. Bahkan, saat ini jalan kendaraan roda dua tidak bisa melintas dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki,”keluh Samsul kepada Harian Silampari, Senin (12/3).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bilamana nanti hujan kembali turun dikhawatirkan tidak hanya jalan Desa saja yang akan semakin terendam. Akan tetapi, juga nantinya bisa merendam permukiman warga.
“Kita takutkan nanti tidak hanya jalan Desa yang akan semakin tinggi banjirnya bila hujan kembali turun. Akan tetapi, banjir juga bisa masuk ke permukiman masyarakat,”terangnya.
Menurutnya, dengan terendamnya akses jalan Desa akibat banjir tersebut sangat menghambat masyarakat untuk beraktifitas setiap harinya. Bahkan, saat ini warga tidak bisa menjual hasil pertaniannya karena jalan yang sulit dilintas.
“Untuk sekarang sudah masuk musim panen. Akan tetapi, dengan adanya banjir yang menggenangi jalan Desa maka warga tidak bisa menjual hasil panennya,”tuturnya.
Selain itu, saat ini sejumlah masyarakat khususnya para anak-anak juga sudah terserang penyakit gatal-gatal akibat terkena air banjir yang meluap. Namun, kendati begitu sudah ditangani bidan Desa.
“Kita Pemerintah Daerah (Pemda) Mura dapat memberikan bantuan seperti obat-obatan, makanan siap saji bilamana banjir terus meluap,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura, Paisol menjelaskan, disamping jalan Desa Sembatu yang terendam banjir sejumlah daerah lain seperti Muara Kelingi dan Muara Lakitan air sungainya sudah meluap hingga ke bibir tebing.
“Kita terus melakukan monitor dilapangan dan menghimbau masyarakat melalui Camat dan Kades dapat waspada dengan debit air yang meningkat serta mengurangi aktifitas terutama masyarakat yang tinggal di pinggiran DAS,”pungkasnya. (HS-02)

Komentar
Loading...