Satu Untuk Semua

Anak SAD Muara Bungo Jambi Masuk Lahat

5

Silampari Online,
LAHAT – Selasa (9/10) sore warga di dua Kecamatan, Jarai dan Muara Payang dihebohkan dengan kadatangan 10 orang suku anak dalam Muara Bungo Jambi yang terdiri dari 4 orang pria Dewasa, 3 orang wanita dewasa dan 2 orang anak-anak dan 1 orang balita di Perkebunan Kopi warga Desa Bandar Haji Kecamatan Jarai.

Idius (34) warga yang melihat rombongan suku anak dalam tengah berjalan di Jalan Bengkulu-Lahat mengatakan, rombongan berjalan dari arah Kecamatan Muara Payang membawa perbekalan dan makanan.

“Kasihan melihat anak-anak mereka berjalan kepanasan, akhirnya kami yang melihat memberikan makanan dan sejumlah uang untuk bekal perjalanan mereka, setelah itu kami tidak tahu mereka mau kemana,”ungkapnya.

Dari hasil pantauan pewarta koran ini, setelah bertanya langsung ke kepala suku anak dalam yang mengaku bernama Muhamad (66) mengatakan, dirinya bersama rombongan telah berjalan selama 50 hari dari Muara Bungo Jambi dan akan terus melanjutkan perjalanan menuju Kota Palembang.

“Kami hanya ingin beristirahat, untuk melanjutkan perjalanan ke Palembang karena ini sudah malam menginap disini, kami sudah juga sudah menganut Agama Islam jadi kami tidak lagi makan bengkai (bangkai) hewan,”ungkap.

Muhammad, seraya memohon jalan diliput oleh media TV karena takut ditonton warga Muara Bungo.

Terpisah warga Desa Bandar Haji rombongan suku anak dalam tersebut setelah kelelahan berjalan, mendirikan tenda untuk beristirahat disini.

“Sudah kami tawari menginap dibalai Desa, tapi kata kepala suku takut anak-anaknya ke jalan raya,”ujarnya.(Lapos)

Komentar
Loading...