Anggun Frezky Amelia Terjun Jadi Make Up Artist

119
Anggun Frezky Amelia
Advertisement

hariansilampari.co.id-Anggun Frezky Amelia, seorang putri daerah Kota Lubuklinggau sampai saat ini selalu eksis dan dikenal sebagai entertainer Kota Lubuklinggau. Padahal disela kesibukannya, ia merupakan seorang ibu dan istri dari seorang dokter yaitu dr.Mawansyah Putra Utama.

Sejak kecil berkecimpung di dunia entertaiment, mulai dari modelling, teater, penyiar radio, presenter tv, dan kini merambah ke dunia MUA membuat Enjie sapaan akrabnya tau persis seluk beluk di dunia Make Up Artist (MUA).

“Karena dari kecil sering ikut fashion show, teater, dan tari jadi sudah terbiasa mengaplikasikan make up, Dan lagi bisa bikin orang jadi cantik itu rasanya ada kepuasan tersendiri,” ucapnya, Selasa (12/3).

Atas alasan ini, wanita yg sering kali menjadi juri di berbagai event modelling, kemudian berinisiatif mengandalkan dirinya sendiri dalam hal make up setiap kali tampil.

“Sejumlah job Fashion show saya selalu makeup sendiri termasuk waktu saya wisudah saat itu, dan bukan saya sendiri bahkan sering kali teman teman meminta saya untuk make up acara wisuda, perpisahan,dll ternyata hasil make up saya diapresiasi oleh banyak orang,” terangnya.

Pujian itu membuat Anggun semakin percaya diri dengan kemampuan tata riasnya. Terlebih, ketika Anggun semakin dikenal di dunia entertain Kota Lubuklinggau, kesempatan itu tidak di sia-siakannya untuk mengasah ilmu di bidang tata rias wajah. Dengan senang hati anggun pun menawarkan kepada teman-teman se Kota Lubuklinggau. “Jika penasaran dengan hasil make up-nya silahkan saja langsung datang ke Violleta Gallery di jln Garuda no 220, sebelum kodim Lubuk Tanjung,” ajaknya.

Dalam merintis bisnis MUA, Anggun tidak main-main dalam penggunaan alat dan semua merk yg digunakan. Untuk produk ia juga tidak kenal kompromi dan hanya memakai produk highclass, alasannya untuk memastikan hasilnya full coverage dengan tetep halus dan natural diwajah.

Ia mengakui, selain dari relasi, media sosial juga mempunyai andil dalam pemasaran jasa tata riasnya karena apresiasi terhadap hasil make up karyanya.

“Yang menjadi visi saya, make up itu tidak sekedar mencetak wajah menjadi sama semua. Masing-masing orang punya karakter wajah yang berbeda, saya menyesuaikan dengan menonjolkan karakternya masing masing,” tutur Wanita Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi UNIB.

Harapannya ke depan di dunia MUA nantinya, dia bisa memiliki beautycenter yg bisa memberikan pelayanan dibidang kecantikan, bukan hanya sekedar make up wajah namun semua yang dibutuhkan wanita mengenai perawatan wajah bisa saya sediakan. “Semoga selalu bisa berkarya, serta disukai oleh semua kalangan. Karena bagi saya cantik itu penting, paling tidak bisa membuat kita sendiri nyaman dan percaya diri,” ungkapnya .(CH-01)