Aparat Pukul Mundur Pemicu Bentrok

– Simulasi Pemilu 2019

104
FOTO : DIAH/KONTRIBUTOR HARIAN SILAMPARI
SIMULASI : Puluhan Massa bentrok kepada petugas, tidak terima Karena hak suara mereka tidak di terima.
Advertisement

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Para Masa berusaha merusak dan menggagalkan pesta demokrasi pemilu 2019 yang digelar di TPS 01, Kelurahan Jaya Loka, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Pemicu aksi bentrok antara massa dengan aparat kepolisian tersebut berawal saat dua warga dari kebun hendak mencoblos. Tapi waktu sudah lewat pukul 13.00 WIB sedangkan petugas TPS sudah melaksanakan penghitungan suara.

Aksi bentrok antara massa sekitar 51 orang dengan aparat gabungan Polres Empat Lawang tidak bisa dibendung lagi. Aksi lempar batu dan kursi oleh massa dibalas dengan tembakan air mata oleh aparat.

Puluhan massa yang tidak menerima keputusan petugas TPS 01, Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi berusaha merusak dan menggagalkan pesta demokrasi Pemilu 2019.

“Kami sengaja datang jauh-jauh dari pelosok, ke TPS hanya untuk mencoblos, jangan dihalangi Pak, kami ini Ada hak suara,” kata salah satu warga yang sudah emosi.

Petugas TPS menjelaskan kepada warga tersebut jika waktu pencoblosan sudah selesai dan saat ini sudah mulai penghitungan suara. Namun warga masih tetap bersikeras ingin mencoblos sehingga terjadi cek-cok dan aksi dorong-dorongan. Puluhan warga lainnya ikut membantu sehingga terjadi aksi anarkis.

Kendaraan taktis water canon pun diturunkan untuk menghalang massa dan akhirnya massa berhasil dipukul mundur menjauhi TPS dan pesta demokrasi di TPS 01 kembali berjalan kondusif.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kabag Ops Kompol Amir Jonht menjelaskan, kejadian tersebut merupakan simulasi Pam TPS dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.

“Dalam rangka pemilu, anggota polri memikiki peran penting dalam menciptakan Kamtibmas. Personel perlu dilatih melalui simulasi,” jelasnya.

Simulasi dipusatkan di lapangan Talang Jawa, Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi dan berjalan lancar. 100 personel dari Polres dan jajaran. Sedangkan massa 51 orang.

“Tadi ada kendala sedikit karena personel harus menggunakan pakaian lengkap. Helm tadi kurang sehingga ditunggu dulu beberapa menit,”ujar Kapolres seraya mengharapkan Pemilu berjalan aman. (KHS-03)