Satu Untuk Semua

Bandara Silampari Naik Kelas

200

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Bandara Silampari di Lubuklinggau, naik kelas dari satuan pelayanan menjadi unit penyelenggara bandara udara (UPBU) kelas III. Itu sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No 08 tahun 2018.

Sebelumnya berdasar peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 tahun 2014, tentang organisiasi dan tata kerja kantor unit peyelanggara bandara udara, sebagaimana telah dirubah terakhir dengan peraturan menteri perhubungan Nomor 118 tahun 2016 bahwa bandara Silampari secara struktur dibawah bandara Fatmawati (Bengkulu).

“Setelah Satpel Silampari menjadi UPBU kelas III, struktur organisasi bandara Silampari menjadi berdiri sendiri,” kata Kepala Kantor UPBU kelas III Silampari, Rudi Pitoyo didampingi Pengelola Kepegawaian, Zerhanto, Selasa (6/3).

Sebelumnya juga kata Rudi, secara administrasi pengelolaan kepegawaian melekat pada Bandara udara induknya (Fatmawati) dan segera setelah naik kelas menjadi kelas III, maka pengelolaan kepagawaian menjadi sendiri. “Dengan naik kelas ini, otomatis struktur organisasi dikita juga berubah,” jelaanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika sebelumnya tidak ada pejabat eselon, dengan naik kelas ini, ada tiga pejabat eselon di bandara Silampari yakni Kepala Bandara eselon 4A, Kasubsi eselon 5A dan kepala urusan (Kaur) TU eselon 5A. “Khusus pejabat kasubsi dan kaur TU belum dilantik,” timpalnya.

Rudi menambahkan, naik kelasnya bandara Silampari, yang jelas pihaknya juga berusaha untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas dibandara. Peningkatan tersebut tengah menunggu penyelesaian pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan yang baru terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan sekitar 4.000 meter persegi. “Target tahun ini terminal selesai,” bebernya.

Sedangkan untuk pengerjaan parkir bandara yang baru dengan luas sekitar 5.000 meter persegi sejauh ini sudah selesai. Namun untuk penyelesaiannya, masih akan dipercantik lagi. Rencananya parkir yang baru akan beroperasi diawal 2019.

“Kalau untuk terminal kedatangan, keberangkatan yang lama kalau terminal baru selesai, akan difungsikan untuk fasilitas penunjang lain,” pungkasnya. (HS-07)

Komentar
Loading...