Belasan PKL Ngadu ke Pemkab

<strong>TAHAN :</strong> Belasan PKL tertahan di lantai 1 gedung Sekretariat daerah, saat hendak "ngadu" ke Wakil Bupati Empat Lawang, Kamis (23/5).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Belasan pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan Pasar Pulau Mas Tebing Tinggi, mendatangi kantor Bupati Empat Lawang.

Muat Lebih

Bertujuan menyampaikan sejumlah tuntutan ke Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Kamis (23/5/2019) sekitar jam 10.45 WIB.

Aksi belasan pedagang ini, menyusul ketidakpuasan belasan pedagang ini adanya penertiban PKL yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparat gabungan lainnya, beberapa jam sebelumnya, di simpang tiga jembatan Pulau Mas, tepatnya depan Mapolres Empat Lawang,Tebing Tinggi.

Setelah menunggu sekitar satu jam, rombongan PKL akhirnya ditemui Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana. Pertemuan dengan belasan pedagang tersebut digelar di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang.

Juru bicara aksi belasan PKL tersebut, Darmawi menyampaikan sejumlah tuntutan. Antara lain, meminta Pemkab Empat Lawang agar tidak pilih kasih terhadap penertiban yang dilakukan, meminta Pemkab Empat Lawang agar hanya menggunakan aparat yang resmi bukan sebaliknya menggunakan jasa preman.

Pada tuntutan lain, Darmawi meminta Pemkab Empat Lawang berkenan membiarkan PKL yang sudah terlanjur mendirikan lapak di depan jembatan Pulo Emas berjualan sampai dengan hari H Lebaran.

“Tentu saja jika selesai Lebaran pedagang siap pindah ke dalam kawasan Pulau Emas, jika tidak mau, mereka siap ditindak,” kata Darmawi.

Sementara, salah seorang pedagang lain, Yuli menyampaikan, dirinya siap dipindahkan ke kawasan Pulau Emas. Hanya saja dia meminta Pemkab Empat Lawang menyediakan lokasi yang tepat. Pasalnya, lokasi yang ada saat ini dimiliki beberapa orang saja, jika pedagang ingin menempati, harus sistem sewa.

Selain itu diapun meminta, jika benar-benar ditertibkan, tidak ada pandang bulu termasuk di kawasan Jalan Lorong Talang Padang juga harus dipindahkam ke kawasan Pulau Emas tanpa terkecuali, untuk menghindari kecemburuan sosial.

Pedagang inipun menyampaikan jika dia merupakan korban Pungli oknum Satpam Pasar yang meminta uang jutaan rupiah untuk mendapatkan lokasi lapak di kawasan Pulau Emas.

“Saya minta Pemkab Empat Lawang menindak oknum Satpam Pasar tersebut dan segera mengembalikan uang pungutan itu kepada saya,” sampainya.

Menanggapi sejumlah tuntutan para PKL tersebut, Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana menjelaskan jika pihaknya mengetahui adanya kegiatan penertiban PKL di depan Jembatan Pulau Emas Tebing Tinggi. Menurut Wabup, penertiban yang dilakukan merupakan tindak lanjut hasil sidak pasar yang digelar dirinya bersama sejumlah instansi terkait, beberapa waktu lalu.

Penertiban harus dilakukan, karena menjelang Lebaran aktivitas di kawasan pasar akan meningkat dan dirinya tidak ingin kawasan Pasar Tebing Tinggi terlihat tidak tertata dan semerawut karena banyak pedagang berjualan di sisi badan jalan Nasional, karena itu pihaknya akan bertindak tegas.

Meski demikian, ketegasan pihaknya tetap mengutamakan kemanusiaan, karena itu Pemkab Empat Lawang sedang mengupayakan solusi yang tepat untuk tidak membuat sejumlah pihak merasa dizolimi.

“Kita akan membangun lapak (semacam pondokan) di kawasan Pulau Emas. Nanti kita berikan secara cuma-cuma ke Pedagang dan agar tidak terjadi lagi rasa kecemburuan sosial, sebelum diserahkan ke pedagang, mereka akan didata dengan data yang sevalid-validnya, setelah itu diundi,” jelasnya.

Untuk sementara ini kata Wabup, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada para PKL memilih lokasi jualan di kawasan Pulau Emas. Jika ada yang berkeberatan, segera melaporkan itu ke Pemkab, untuk ditindaklajuti. “Untuk oknum Satpam yang diduga telah melakukan kegiatan pungli, akan pihaknya tidaklanjuti. Kalau memang benar, kita minta dia segera mengembalikan uang itu ke korbannya, jika tidak segera kita polisikan,” tegas Wabup.

Pada kesempatan itu, Wabup Yulius meminta para PKL agar dapat mendukung program dirinya bersama Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad untuk menjadikan Ibukota Empat Lawang, yakni Kota Tebing Tinggi menjadi rapi dan tertata.

“Saya meminta dukungan PKL di Tebing Tinggi, agar bisa membantu saya menuntaskan persoalan di Tebing Tinggi. Karena saya bersama pak bupati, dipilih oleh semuanya, untuk menutaskan persoalan-persoalan di kabupaten ini,” tandasnya. (HS-05)