Belum Ada Kerjasama Dirikan PAUD

    184
    FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI
    Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan non Formal, Mugiyono
    Advertisement

    Silampari Online,

    EMPAT LAWANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, mengaku belum bekerjasama secara khusus dengan pemerintah desa (Pemdes) manapun di Kabupaten Empat Lawang, untuk mendirikan fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

    Meskipun beberapa desa ada yang berencana akan membangun PAUD di desanya masing-masing melalui Dana Desa.

    “Kita belum ada kerjasama dengan kepala desa dan belum ada laporan bakal ada desa yang akan membangun PAUD di desanya pada 2019 mendatang. Nah, kalau tahun kemarin ada satu yang bangun PAUD, yakni di Desa Sawah Belau, Kecamatan Saling, kalau tidak salah,” jelas Kepala Disdikbud Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan non Formal, Mugiyono saat dibincangi di ruang tugasnya, Selasa (8/1).

    Menurut Mugiyono saat ini PAUD di seluruh Kabupaten Empat Lawang ada 115 unit dari sebanyak itu hanya satu yang berstatus negeri.

    “Dari data yang terakhir, PAUD Empat Lawang ini ada 115 dan cuma satu PAUD yang negeri. Yaitu TK Pembina lokasinya di Tebing Tinggi,”ungkapnya.

    Mugiyono menjelaskan, salah satu syarat PAUD/TK bisa menjadi berstatus negeri, minimal di PAUD tersebut ada guru yang mengajar di sana berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    “Syarat untuk negeri itu PAUD itu harus ada PNS minimal satu orang. Kalau tidak ada PNS tidak bisa dan juga fasilitasnya juga harus memadai, jumlah anak didiknya juga memenuhi kriteria. Makanya cuma ada satu PAUD yang negeri di Empat Lawang ini,” ucapnya.

    Sedangkan untuk mendirikan PAUD syaratnya harus ada guru dan muridnya minimal sebakyak 10 sampai 15 orang. Sementara untuk program bisa dibuat dan bangunan sekolah tidak menjadi syarat pokok untuk mendirikan PAUD.

    “Adanya bantuan oprasional, itu tergantung dengan jumlah anak didiknya. siswanya banyak maka banyak juga dananya dan bantuan itu diberikan setiap satu tahun sekali,”jelasnya.

    Sementara itu, Plt Kepala Desa Pancur Kecamatan Tebing Tinggi, Zairin mengaku akan memprioritaskan pembangunan PAUD di desanya melalui dana desa tahun anggaran 2019. 

    “Prioritas kita pada di 2019 ini akan membangun satu PAUD melalui dana desa,” kata Zairin.

    Menurut Zairin, pentingnya membangun PAUD di desanya itu, karena hingga saat ini di desanya belum ada PAUD. “Kalau warga kita hendak memasukan anaknya ke PAUD, ya terpaksa keluar desa,” imbuhnya.

    Untuk lokasi pembangunan, lanjut Zairin, desanya memiliki tanah desa yang belum dimanfaatkan. Bahkan lokasi tanah desa tersebut sangat cocok jika dibangun PAUD. “Lokasinya tengah desa dan mudah dijangkau warga, saya rasa lokasi itu sangat cocok jika dibangun PAUD,” terangnya.

    Zairin mengatakan pada 2019 ini desanya mendapatkan anggaran sebesar Rp760 juta dari dana desa.”Tidak hanya ke pembangunan PAUD, akan ada beberapa infrastruktur yang akan kita bangun, kedepan,” tandasnya. (HS-05)