Berantas Narkoba, Lapas Menggandeng Ini

    195
    Advertisement

    hariansilampari.co.id-Perang terhadap peredaran Narkoba di dalam Lapas masih terus dilakukan oleh intansi terkait. Hal tersebut tak lain lantaran Lapas dianggap masyarakat sebagai tempat yang paling rawan terhadap jaringan Narkoba.
    Seperti halnya pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banyuasin bekerja sama dengan Gerakan Nasional Generasi Anti Narkoba (GNGAN) yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sumatera Selatan, Selasa (05/03/2019) menggelar kegiatan sosialisasi tentang anti narkoba.
    Sosialisasi kali ini dibuat berbeda dan dikemas dalam obrolan santai oleh Narasumber Afin Herwanto yang sekaligus Sekjen GN-GAN. Materi yang disampaikan lebih pada pendekatan pengalaman dan motivasi untuk berhenti berhubungan dengan Narkoba.
    Kepala Lapas Kelas III Banyuasin, Reza Yudhistira mengapresiasi program LSM ini. Menurutnya, warga binaan sangat memerlukan motivasi agar mampu keluar dari jeratan Narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar.
    “Persentase kasus Narkoba di Lapas Banyuasin hampir mencapai 43% dari jumlah penghuni. Hal ini menunjukkan bahwa barang haram tersebut sudah mencapai status darurat dalam peredarannya,” ungkapnya.
    Sedangkan Afin Herwanto selaku narasumber berusaha mengubah mindset para warga binaan dengan memberikan motivasi. Ketua Umum GNGAN Sumsel itu menyebutkan bahwa WBP di Lapas adalah orang-orang pilihan yang mempunyai kesempatan berubah menjadi lebih baik.
    “Yang dapat mencegah dan menjauhkan diri dari Narkoba adalah diri kita sendiri. Dekatkan diri kepada tuhan dan tanamkan komitmen yang kuat agar ketika bebas nanti, Narkoba akan jauh dari kehidupan kita,” tuturnya.(KHS-02)