Endang Budiman Ketua MKKS Lubuklinggau.

By SILAMPARI ONLINE 16 Apr 2016, 01:28:46 WIB

Harian Silampari Online,


MKKS Siap Bantu Program Pemkot

Kepengurusan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP kota Lubuklinggau beberapa hari lalu telah membentuk kepengurusan baru. Dan terpilih sebagai ketua yakni Endang Budiman. Apa saja program yang direncanakannya untuk dalam kepengurusanan MKKS kedepan. Berikut laporannya.

Elpan Juniardi-Lubuklinggau

Endang Budiman ketua MKKS terpilih yang juga kepala SMP Negeri 1 Lubuklinggau ketika ditemui saya di ruang kerjanya,nampak sedang sibuk mencari cari kertas,dilaci mejanya. Dengan kehadiran saya,Endang Budiman dengan keramahtamahannya,menyuruh saya untuk duduk di kursi yang berada ditengah ruangan kantornya.

Setelah saya menyampaikan maksud kunjungan untuk mewawancarainya,dengan bijak ia memberikan kesempatan. Namun mengingat saat itu waktu sudah menunjukan pukul 11.40 WIB. Ia akan menjelaskan secara cepat,dikarenakan ia akan kembali kerumah dan mempersiapkan segala sesuatunya di Masjid yang ia ketuai,karena akan sholat jumat.

Setelah cukup berbasa-basi, Endang yang sebelumnya menjabat kepala SMPN 4 Lubuklinggau ini mengatakan kalau pemilihan kepengurusan MKKS dilaksanakan pada Senin (11/4) dihadiri lebih kurang 11 kepala SMP Negeri.
Dalam pemilihan itu sendiri,dirinya diamanahkan menjadi ketua MKKS. Sementara yang menjadi wakil ketua adalah Ridwan Kepala SMPN 11,sedangkan Amris Kepala SMPN 15 menjabat sebagai Sekretaris dan Bendahara dijabat oleh Nurainun Kepala SMPN 9 Lubuklinggau.

Setelah terbentuk,kedepannya MKKS bakal melanjutkan program-program,seperti menyatukan persepsi kepala-kepala sekolah yang ada,terutama sekolah negeri tanpa menyampingkan kepala sekolah swasta. Endang mengakui kepada kuli tinta,kalau sekolah-sekolah selama ini banyak yang tidak menjalankan kewajiban seperti tidak membayar Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH). Sedangkan para guru dilindungi oleh pengacara LKBH.
"Kita temui ada yang tidak membayar sampai puluhan bulan,dan hal ini menjadi permasalahan,seandainya guru ada masalah,LKBH berhak menolak untuk tidak menangani,karena hak-hak mereka tidak dibayar,kedepan kita sama-sama menghimbau agar semuanya terselesaikan," harapnya.

Kemudian,MKKS akan mengundang beberapa narasumber, untuk memberikan semacam pengarahan kepada kepala sekolah,misalkan pencerahan bagaiamana mengolah dana BOS,dan pengolahan kegiatan-kegiatan.
"Tidak salah kalau kita meminta pendapat dengan orang-orang kompeten dibidangnya,seperti dari inspektorat,ataupun Disdik,Insya Allah nanti akan kita galakan,"ujarnya. Dengan adanya MKKS, dirinya berharap kepala sekolah baik negeri dan swasta dapat menciptakan sekolah lebih baik lebih maju, dan mewujudkan cita-cita walikota yakni mempunyai pendidikan yang baik,dan terciptanya Linggau Madani. (*)

By SILAMPARI ONLINE 16 Apr 2016, 01:28:46 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online