Pedagang Bendera Luar Daerah Mulai Marak

By SILAMPARI ONLINE 26 Jul 2016, 20:51:55 WIB
 Pedagang Bendera Luar Daerah Mulai Marak Tampak menjelang HUT Proklamasi Indonesia sejumlah pedagang bendera mulai menjamur dipinggiran jalan Kecamatan Tugumulyo, Selasa (26-7)

Harian Silampari Online,

*Pernak-pernik Sambut HUT Kemerdekaan RI


Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi moment bagi para pedagang menjual belikan bendera merah putih. Dimana, untuk harga bendera merah putih bervariasi namun kondisi sekarang sepi pembeli.

Krismanto-Tugumulyo

MENUJU Jalan Poros Tugumulyo, kita akan melihat sejumlah bendera merah putih, umbul-umbul berkibar. Mereka tidak lain, pelaku usaha dadakan yang mencari peluang rezeki untuk mencari nafkah keluar.
Seperti dilakukan salah seorang penjual bendera di Kecamatan Tugumulyo, Iwan (30) saat ditemui Harian Silampari, kemarin (26/7).
Dia menuturkan, penjualan bendera merah putih sudah dilakoninya sejak satu minggu terakhir. Untuk pembeli memang bervariasi tetapi tidak terlalu ramai pembeli. Karena biasanya bendera banyak yang telah memiliki.

"Harga bendera bervariasi mulai dari Rp15.000,- hingga Rp25.000,- per lembar," tutur Iwan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa pembeli mayoritas memiliki kendaraan. Sedangkan untuk pembeli pemukiman sepi termasuk perkantoran. Karena telah memiliki stok bendera sejak lama. Namun, ada juga diantaranya yang membeli bendera dari kalangan masyarakat biasa.

"Namanya jualan pak, kadang ramai kadang sepi. Apalagi untuk bendera ini ini hitungan moment. Namun, memang untuk perayaan proklamasi ini banyak yang mencari bendera,"ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga Muara Beliti, suroso (35), mengakui untuk penjualan bendera ini tidak tentu. Kalau mau beli partai banyak tidak ada. Tetapi kalau satu itupun kadang ada ramai itu tidak.

"Biasa yang ramai itu dek pembeli mobil. Karena ingin pasang bendera merah putih di kendaraannya,"sambung Suroso.

Selain itu, mengaku untuk bendera pemukiman ada seharga Rp50.000,-. Ada juga seharga Rp150.000,- untuk ukuran besar. Namun, kendati begitu para pembeli masih menawarkan untuk penurunan harga kendati sudah ditetapkan.

"Namanya jualan pak untuk ramai itu relatif tetapi ada juga yang membeli. Sehingga, optimis selalu ramai dibeli orang,"pungkasnya. (*)

By SILAMPARI ONLINE 26 Jul 2016, 20:51:55 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online