Prioritaskan Daerah Terpencil Sasaran Program KB

By SILAMPARI ONLINE 16 Jan 2017, 23:04:07 WIB
 Prioritaskan Daerah Terpencil Sasaran Program KB Pelayanan ; salah satu peserta KB sedang mendapatkan pelayanan dan tahun ini diprioritaskan untuk daerah terpencil dan pelosok

Harian Silampari Online,

MUSI RAWAS- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Musi Rawas (Mura) menargetkan sasaran alat kontrasepsi tahun 2017 dapat lebih merata. Sehingga, pencapaian program keluarga berencana (KB) diseluruh kecamatan akan ditingkatkan terutama dipedesaan terpencil. ?

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Jemain melalui Kabid KB Irwansyah, mengatakan ?untuk target alat kontrasepsi MOP-MOW 2017 masih menunggu rapat kerja Keluarga Berencana (Raker KB). Mulai dari tingkat nasional lalu ke provinsi dan ke daerah sesuai perkiraan permintaan masyarakat (PPM). ?

"Untuk saat ini petugas yang kita latih untuk konseling program KB kecamatan. Dimana, masing-masing petugas membina desa dan sebagian ada kebidanan dan keperawatan. Sehingga, terarah dalam menjalankan tugasnya,"jelas Irwansyah kepada Harian Silampari, Senin (16/1) diruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, ?saat ini kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB sudah mulai meningkat. Karena pemakaian alat kontrasepsi jangka panjang seperti MOP, MOW, IUD, dan implan lebih banyak. Apalagi kalau standar pelayanan minimal (SPM) telah berjalan yakni satu petugas dua desa secara nasional.

"Kalau dulunya masyarakat masih mempercayai banyak anak banyak rezeki. Namun, untuk saat ini secara perlahan sudah mulai sadar kalau dua anak sudah cukup,"terangnya.

Hanya saja, masih ada beberapa masyarakat sulit untuk diajak ber-KB. Dimana, sesuai pemetaan daerah eperti di kecamatan Selangit, BTS Ulu dan Muara Lakitan. Karena memang lokasi yang jauh dan sulit dijangkau. Sehingga, untuk melakukan sosialisasi mengalami kendala. ?

"Sulitnya petugas masuk karena sebagian besar merupakan perempuan. Sehingga, kondisi dilapangan yang cukup menyulitkan membuat petugas sulit menembus daerah tersebut,"akunya.

Menurutnya, saat ini pihaknya memprioritaskan daerah terpencil untuk dilakukan sosialisasi. Pihaknya optimisme sosialisasi berjalan baik karena ada dua armada pelayanan KB di masyarakat telah disiapkan.

"Kita tetap fokuskan daerah pelosok dan terpencil. Apalagi petugas yang dimiliki berlatar belakang perawat, bidan dan petugas kesehatan,"ungkapnya.

Dirinya berharap, agar target peserta KB baru tahun ini dapat tercapai atau paling tidak meningkat dari sebelumnya. Karena memang tidak dipungkiri banyak masyarakat yang tidak mau mengikuti KB karena belum memahami manfaatnya. Terutama yang terjadi dibeberapa Kecamatan tepatnya didesa pedalaman.
"Intinya tujuan KB ini sendiri untuk mengendalikan laju pertumbuhan ditengah masyarakat. Sebab, dengan dengan program ini maka kegagalan ber-KB kecil kemungkinan dan daya tahan tubuh akan lebih kuat,"pungkasnya. (HS-06)

 

By SILAMPARI ONLINE 16 Jan 2017, 23:04:07 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online