5000 Pelanggan IKK BLU-SPAM Menunggak

By SILAMPARI ONLINE 08 Jun 2016, 13:51:55 WIB
5000 Pelanggan IKK BLU-SPAM Menunggak

Harian Silampari Online,

MUSI RAWAS- Belum membaiknya perekonomian masyarakat akibat harga komoditi sawit dan karet yang anjlok berpengaruh terhadap pelunasan tagihan SPAM. Pasalnya, kurang lebih 5000 pelanggan SPAM di 12 Kecamatan yang melakukan penunggakan.

 "Dari puluhan ribu pelanggan 12 Kecamatan ibu kota kecamatan (IKK) BLU-SPAM yang ada di Mura. Dimana, 5000 diantaranya menunggak yang mencapai Rp.450 Juta,"jelas Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (KUPT) Badan Layanan Umum Sistem Penyediaan Air Minum (BLU-SPAM), Kecamatan Muara Beliti, Sabam Siagian, saat diwawancarai Harian Silampari, Senin (6/6) diruang kerjanya.

 Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk penunggakan rata-rata tiga bulan keatas. Sehingga, dengan kondisi ini selain merugikan tentunya sangat disayangkan karena dari rekening pembayaran sudah dijelaskan bahwa untuk pelanggan yang melakukan penunggakan lebih dari dua bulan maka akan dilakukan pemutusan.

 "Untuk penunggakan hampir terjadi pada pelanggan IKK setiap Kecamatan. Sehingga, dengan kondisi ini maka kita lakukan tindakan tegas dengan melakukan pemutusan. Jangan sampai pelanggan hanya menutut pelayanan namun menyampingkan kewajiban mereka,"tegasnya.

 Menurutnya, bahwa berbagai alasan dikemukakan oleh konsumen terjadinya tunggakan. Namun, dampak secara global dikarenakan masyarakat di Kabupaten Mura sangat mengandalkan kebutuhan komoditi perkebunan karet dan sawit. Dimana sejak lama harganya sudah anjlok.

 

"Nah, itu yang menjadi penyebab utama masyarakat menunggak membayar tagihan air yang telah dipasang BLU-SPAM selama ini. Padahal, pasokan air terus dilakukan dengan peningkatan pelayanan,"terangnya.

 

Kemudian, upaya yang dilakukan saat ini dengan melakukan penagihan di masyarakat secara berkesinambungan. Diharapkan kepada masyarakat agar tidak terjadi pembengkakan tagihan diupayakan pembayaran dilakukan setiap bulan. Jangan sampai sudah menunggak dalam kurun waktu tiga bulan.

 "Nah, kalau sudah menumpuk tiga bulan maka jelas jumlah tagihan semakin besar. Sehingga, untuk mencegah hal tersebut maka kita lakukan penagihan secara rumah kerumah (Door to door),"ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan jasa BLU-SPAM terkait penyediaan air bersih. Sebab, untuk BLU-SPAM mendapatkan kategori terbaik dalam peningkatan pelayanan pengelolaan air. Tidak hanya skala kabupaten tetapi seluruh Indonesia. Sebab, sesuai komitmen pihaknya ingin memberikan pelayanan yang terbaik. Sebab, awalnya kehadiran BLU-SPAM belum mendapatkan perhatian masyarakat sekalipun jaringan sudah dibangun hingga ke kecamatan.

 "Selama ini sosialisasi dan memberikan penyadaran dimasyarakat terkait penyediaan air bersih sering dilakukan. Sehingga, jumlah SR telah mencapai 5.000 lebih. Padahal sebelumnya masyarakat masih mendominasi dengan ketersediaan air langsung dari Sungai,"pungkasnya. (HS-06)

 

 

By SILAMPARI ONLINE 08 Jun 2016, 13:51:55 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online