Banjir Genangi Rumah Warga

By SILAMPARI ONLINE 03 Okt 2017, 23:34:25 WIB
Banjir Genangi Rumah Warga BANJIR : Tampak air banjir menggenangi dalam rumah warga Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo, Selasa (3/10) sekitar kam 19.00 WIB. Foto : Ist

Silampari Online,

EMPAT LAWANG - Derasnya hujan mengguyur di wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, dan buruknya draenase di kawasan padat penduduk dalam wilayah Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, membuat banjir melanda wilayah Kelurahan Pagar Tengah, dalam wilayah kecamatan itu, Selasa (3/10), sekitar jam 19.00 WIB.
 
Setidaknya puluhan rumah warga terendam akibat banjir tersebut. Warga terpaksa meninggikan barang-barang elektronik di dalam rumahnya, lantaran air sudah masuk setinggi selutut orang dewasa di dalam rumah.
 
Menurut keterangan sejumlah warga, banjir terjadi berawal dari hujan yang cukup deras melanda kawasan Kecamatan Pendopo, yang mulai mengguyur dari jam 15.00 WIB sampai dengan jam 19.00 WIB. Banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Putih, yang mengalir dari kawasan Desa Gunungmeraksa Baru hingga ke Desa Muaralintang Lama dalam wilayah Kecamatan Pendopo.
 
Diduga, terjadinya penyempitan badan sungai oleh bagunan rumah warga dan ditambah rendahnya kesadaran warga yang tinggal di pinggiran aliran sungai terhadap kebersihan lingkungan, membuat aliran air menjadi meluber hingga ke rumah penduduk.
 
"Setiap hujan deras, pasti terjadi banjir di kawasan ini. Itu akibat sampah yang dibuang warga ke sungai, menutup aliran air hingga saat hujan deras, air naik karena aliranya tidak lancar," cerita Piter, salah seorang warga.
 
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Pedopo, Kabupaten Empat Lawang, Muhibudin mengakui sering terjadinya banjir di kawasan itu, lantaran kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan memang rendah. Selain itu, terjadinya penyempitan badan sungai, akibat bangunan milik warga, juga menjdi pemicu tidak lancarnya aliran air yang masyarakat Kecamatan Pendopo menyebutnya Sungai Putih.
 
"Memang hujan cukup deras tadi, dari jam tiga sore hingga ba'dah magrib, masih berlangsung. Biasanya banjir di kawasan itu, berlangsung tidak lama, cuma beberapa jam, kemudian langsung surut," katanya.
 
Sementara, Camat Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Suryadi Husen saat dikonfirmasi wartawan, juga mengakui sering terjadinya banjir di kawasan tersebut. "Sudah sering terjadi banjir, karena aliran pembuangan sering meluap apabila hujan deras," jawab Suryadi singkat. (HS-04)
 
By SILAMPARI ONLINE 03 Okt 2017, 23:34:25 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online