Bule Rusia Ditodong

By SILAMPARI ONLINE 29 Jun 2016, 10:33:56 WIB
Bule Rusia Ditodong Backpacker Irina (65), warga asal Rusia menjadi korban penodongan, Selasa (28-6)

Harian Silampari Online,

*Keliling Dunia Pakai Sepeda

MURATARA- Perjalanan Backpacker Irina (65), warga asal Rusia berkeliling Dunia menggunakan sepeda mengalami kendala saat melintas di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Wanita ini menjadi korban perampokan ketika melintas di Jalinsum Muratara depan SPBU Kecamatan Rupit, Senin (27/6) sekitar pukul 09.00 WIB. 
Informasi dihimpun, korban yang tengah melakukan perjalanan dari arah Kabupaten Surulangun, Provinsi Jambi menuju arah kota Lubuklinggau, melintasi Kabupaten Muratara, Provinsi Sumsel mengunakan sepeda.
Saat berkendara, korban mengenakan celana hitam, baju hitam, jaket Pink dengan helem biru. Korban membawa sejumlah peralatan serta kebutuhan backpeker, di belakang sepeda yang ditutup dengan terpal warna hijau. Tanpa disadari, ada dua orang yang tengah mengintainya di sisi kiri jalan dan mendadak melakukan penyetopan terhadap korban. Kedua pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan merampas sejumlah barang-barang berharga milik korban.
Setelah melancarkan aksi, kedua pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban di sisi jalan. Korban yang kebingungan langsung berusaha menyelamatkan diri dan mengayuh sepeda dengan kencang sambil menangis. Seorang pegawai Dinas Pariwisata Eva yang tengah melintas melihat korban yang tergesa-gesa sambil menangis.
Pihaknya berusaha menyetop korban dan menayakan langsung permasalahan yang dihadapi. Awalnya korban merasa ragu, namun tiba-tiba Irena menangis sambil meminta pertolongan kepada pegawai Disbudpar tersebut. “Help me pless, help me pless,” ucapnya.
Korban mengaku ingin keliling dunia dari negara Cina, Singapur, Malasia masuk ke Batam lewat Muratara dan hendak menuju ke Bali. Usai ditodong korban langsung diantar ke Polsek Rupit. 
Menurut Eva, sejumlah barang berharga milik korban yang dirampas oleh pelaku berupa tas pinggang, kamera, dokument vaspor, kartu kredit, uang Rp900 ribu dan satu dolar, serta buku catatan perjalanan. Pihak Disbudpar Muratara mengaku malu atas kejadian itu.
Dari pemeriksaan disekitar tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban tidak sempat melakukan perlawanan karena, takut setelah diancam kedua pelaku mengunakan Sajam sepanjang 15 Cm.
Eva berusaha semaksimal mungkin memberikan pertolongan terhadap korban yang tidak lancar berbahasa internasional. “Kami langsung hubungi Kedubes Rusia, dan menjelaskan semua permasalahan secara langsung, dan membawa korban ke kantor polisi,” ucapnya.
Selanjutnya, Irina dibawa oleh pihak Disbudpar Muratara ke Polsek Rupit lalu atas saran Kasat Intel Mura, AKP Edi, Irina langsung dibawa ke Polres Mura untuk mendapat penanganan lebih lanjut dan menjelaskan permasalahan itu kepada Kapolres Mura yang sudah menunggu. 
“Akhirnya bule itu kami kirim ke Kedubes Rusia di Jakarta, semalam dia sudah berangkat naik bus. Kami juga sudah melakukan monitoring dan korban sampai saat ini masih dalam perjalanan,” ungkapnya.
Untuk permasalahan selanjutnya, pihak Disbudpar Muratara menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. 
Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penodongan terhadap warga negara asing tersebut di wilayah Muratara. “Iya dik, bule keliling dunia dengan sepeda. Coba langsung konfirmasi ke Kasat Reskrim,” ujarnya. (HS-SE/13)

 

 

By SILAMPARI ONLINE 29 Jun 2016, 10:33:56 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online