Buronan Begal Dihadiahi Timah Panas

By SILAMPARI ONLINE 09 Okt 2017, 07:36:17 WIB
Buronan Begal Dihadiahi Timah Panas Tersangka saat menjalani perawatan di Rumah Sakit. Foto : Polres Empat Lawang for Harian Silampari.

Silampari Online,

EMPAT LAWANG - Seorang buronan kasus begal, berhasil ditangkap aparat Satreskrim Polres Empat Lawang. Buronan tersebut diketahui bernama Sutrisno alias No (20), warga Desa Sapa Panjang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, ditangkap aparat saat berada di kebun miliknya di kawasan Talang Sungai Karang, Desa Muara Karang, Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Minggu (8/10) dini hari, sekitar jam 00.30 WIB.
 
Tersangka harus menerima timah panas dari aparat, di bagian kaki kirinya, karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat hendak ditangkap aparat. Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolres Empat Lawang, dan menjalani penyidikan terkait kasus yang menjeratnya.
 
Informasi yang dihimpun Harian Silampari, polisi harus berjalan kaki selama kurang lebih 5 (lima) jam untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka yang terkait dalam kasus begal setidaknya 3 (tiga) kali ini. Lantaran lokasi kebun tersangka yang berjarak cukup jauh dari wilayah desa terdekat yang dapat dilalui kendaran roda empat.
 
Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasatreskrim Polres Empat Lawang, AKP Robi Sugara mengatakan, pelaksanaan operasi penangkapan tersangka begal ini, berawal dari hasil penyelidikan pihaknya yang mendapat Info, bahwa salah seorang pelaku yang terlibat dalam perkara pencuria dengan kekerasan (Curas) mobil Grandmax, BG 1168 MS, sedang berada di kebun miliknya di Talang Sungai Karang, Desa Muara Karang, Pendopo.
 
"Setelah dipastikan kebenarannya, berdasarkan keterangan temannya yang sudah tertangkap lebih dulu, anggota kita langsung bergerak menuju lokasi kebun tersangka yang berjarak tempuh selama lima jam dari Desa Muara Karang itu," cerita Robi.
 
Kemudian, setelah anggotanya tiba di lokasi kebun milik tersangka, dilakukanlah penggerebekan dan penangkapan terhadap tersangka dan berhasil ditangkap. "Saat dilakukan prnangkapan, tersangka sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Tersangka diberikan beberapa kali tembakan peringatan agar menyerah namun dia masih melawan, sehingga terpaksa kita lumpuhkan dengan memberikan tembakan ke arah kaki kirinya," jelas Robi.
 
Sebelumnya lanjut Robi, pihaknya sudah menangkap rekan tersangka, yakni Purwanto alias Pur (34). Tersangka Pur dijelaskannya ditangkap di rumahnya Desa Sapa Panjang, pada bulan Agustus lalu. "Dari tiga kasus begal yang dilakukan tersangka ini, satu diantaranya, merupakan kasus pembegalan terhadap Mukri, warga Desa Betung Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten Oku Timur," paparnya.
 
Saat itu, cerita Robi, menjelang subuh sekitar jam 3.00 WIB, di depan rumah warga, pinggir jalan umum, Desa Sapa Panjang, Kecamatan Muara pinang, korban sedang tidur di dalam mobil Daihatsu Granmax warna hitam, bernomor polisi (Nopol) BG 1168 MS.

Saat korban sedang terlelap tidur, tiba-tiba pelaku bersama seorang teman pelaku lainnya, membuka pintu kiri dan kanan lalu menodongkan Senpi dan Golok lalu menarik kain yang dipakai korban dan ditutupkan pada muka korban. Lalu korban ditarik ke kursi tengah dan diikat dengan tali Kemudian Mobil didorong ke jalan lalu pergi. Di tengah perjalanan, korban dibuang/ditinggal di Jalan Poros Desa Gunung Meraksa Kecamatan Pendopo, Kemudian Pelaku melarikan diri. 

"Mobil korban memang berhasi ditemukan di pinggir sungai di kebun kopi desa Lesung Batu, Kecamatan Lintang Kanan, namun kondisi mobil sudah dibakar. Dengan sudah tertangkap dua orang pelaku, kami masih terus memburu tiga rekan tersangka yang lain. Identitasnya ketiganya sudah kita kantongi," tegasnya. (HS-04)
 
By SILAMPARI ONLINE 09 Okt 2017, 07:36:17 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online