Penerbangan Domestik Bebas Bawa Uang Ratusan Juta

By SILAMPARI ONLINE 28 Mar 2016, 10:12:38 WIB
Penerbangan Domestik Bebas Bawa Uang Ratusan Juta

Harian Silampari Online, 

LUBUKLINGGAU - Untuk penerbangan domestik tidak melarang membawa uang tunai sebesar Rp. 100 juta. Sebab, penerbangan domestik masih lintas udara antar kota,wilayah maupun provinsi. Dikatakan Distrik Manager Nam Air Andresky Herlambang, bahwa penerbangan domestik, penumpang tidak dilarang membawa uang tunai sebesar Rp 100 juta ke atas. 

“Kalau domestik tidak ada aturannya tapi, kalau untuk penerbangan antar negara atau internasional memang ada aturannya,” kata Andre kepada Harian Silampari, Sabtu (26/3).

Andre menjelaskan untuk penerbangan internasional aturan larangan membawa uang tunai senilai minimal Rp.100 juta memang ada. “Kalau penerbangan internasional memang ada untuk antisipasi hal-hal yang merugikan negara. Misalnya pencucian uang,”jelasnya.
Sesuai aturan yang berlaku untuk penerbangan internasional yakni, Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing ( WNA) yang melintasi pos lintas negara dan membawa senilai minimal Rp. 100 juta atau mata uang asing dengan nominal Rp. 100 juta maka, wajib melaporkan ke pihak beacukai.
“Jika ada kedapatan membawa uang senilai 100 juta tidak melaporkan ke pihak bea cukai maka, dikenai denda sebanyak 10 persen dari nominal uang yang dibawa,”ungkapnya.
Untuk penerbangan domestik, kata dia, itu tugas dari pengamanan security di bandara. Jika penumpang ketahuan membawa uang sebesar itu maka, security berhak mendata penumpang tersebut kemudian dilaporkan kepihak kepolisian.
“Kalau security tidak berhak menahan. Hanya dia mencatat data secara lengkap dari penumpang yang membawa uang sebesar itu kemudian, data itu langsung dikirimkan ke pihak kepolisian terdekat,”ucapnya.
Setelah security melaporkan ke pihak kepolisian, jelas Andre barulah polisi menyelidiki penumpang tersebut. Apakah penumpang itu termasuk dalam pencarian orang atau uang yang dibawa itu hasil dari korupsi. “Kalau penangkapan atau lainnya itu tugas dari kepolisian. Kita hanya melaporkan saja,”ujarnya.
Sementara, kepala Bandara Silampari Rudi ketika dirinya sedang berada diluar kota dihubungi melalui jaringam seluler belum ada jawaban (tidak diangkat).(HS-08)

 

 

By SILAMPARI ONLINE 28 Mar 2016, 10:12:38 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online