Puluhan Kades Ikuti Sosialisasi UU Pers

By SILAMPARI ONLINE 06 Sep 2017, 07:11:39 WIB
Puluhan Kades Ikuti Sosialisasi UU Pers Wakil Ketua bagian Organisasi, PWI Sumsel, Jon Heri saat menyerahkan secara simbolis piagam penghargaan kepada salah seorang Kades, atas partisipasinya dalam kegiatan sosialisasi Undang-undang Pers, Selasa (5/9). Foto : ozi/HS

Silampari Online,

EMPAT LAWANG - Puluhan Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Empat Lawang, mengikuti kegiatan sosialisasi Undang-undang Republik Indonesia, Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di aula Hotel Kito Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang ini, merupakan kegiatan kerja sama antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Empat Lawang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, Selasa (5/9).
 
Kegiatan yang dibuka oleh Sekda Empat Lawang, H Edison Jaya ini dihadiri oleh Ketua PWI Sumatera Selatan (Sumsel), H Oktaf Riadi bersama pengurus PWI Sumsel lainnya ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Kades/Lurah se Kabupaten Empat Lawang, tentang tugas dan fungsi pers dalam melakukan pengawalan pembangunan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
 
Ketua PWI Sumatera Selatan, H Oktaf Riadi mengatakan kalau PWI ini sudah besar sejak zaman dulu, dan selalu mendukung program pemerintah. Jika di Kabupaten Muba beberapa waktu lalu menggelar kegiatan serupa dengan peserta dari Kepala Sekolah, di Kabupaten Empat Lawang, para kades jadi sasaran sosialisasi.
 
"Yang jadi pertanyaan para kepala sekolah di Muba, bagaimana menghindari wartawan bodrek. Saya yakin ini juga yang menjadi pertanyaan para bapak kades, sebab ada wartawan yang cuma nanya-nanya dan unjungnya minta duit," ujar H Oktaf.
 
Hal ini lanjut Oktaf, agar lebih jelas tugas seorang wartawan adalah mengumpulkan informasi, mencari informasi, mengelolah informasi itu, mengklarifikasi supaya imbang dan baru menulis beritanya. "Apakah ada salah satu kejadian viral yang diambil videonya lalu masuk ke youtube, lalu viral apakah itu berita?, bukan, karena tidak ada klarifikasinya dari kejadian itu," jelasnya.
 
Disampaikannya, menjadi tugas wartawan untuk menjelaskan hal itu, agar tidak terjadi kegaduhan ditengah masyarakat, karena adanya oknum yang mengatasnamakan wartawan seperti itu.

Sementara itu Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, H Edison Jaya mengatakan, wartawan itu adalah profesi dan mencari informasi dengan melakukan konfirmasi kepada narasumber dan disampaikan kepada masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran organisasi wartawan di Empat Lawang ini, dan Insaallah berita di Empat Lawang nanti berkeseimbangan," harap Edison.

Dia juga menambahkan bahwa, kedepan profesi wartawan dikabupaten Empat Lawang ini, makin maju, profesional dan mandiri," Dan kami harap kepada kawan-kawan wartawan menjelang Pilkada dapat menjaga netralitas, dam kami juga mendukung profesional wartawan ini," pungkasnya.
 
Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan sosialisasi Undang-undang pers, Ketua PWI Sumsel, H Oktaf Riadi terlebih dahulu mengukuhkan kepengurusan PWI Kabupaten Empat Lawang, masa bakti 2017/2019, di tempat yang sama. (HS-04)
 
 
 

 

By SILAMPARI ONLINE 06 Sep 2017, 07:11:39 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online