Rawan Kecelakaan Jembatan Ini Diberi Palang

By SILAMPARI ONLINE 09 Nov 2017, 22:21:22 WIB
Rawan Kecelakaan Jembatan Ini Diberi Palang

Silampari Online,

LAHAT - Untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang bisa saja mengancam keselamatan masyarakat dengan menggunakan mobil dan motor, sebagian masyarakat Kecamatan Pagar Gunung, memberikan palang pengaman di  3 jembatan yang menuju wilayah pedesaan.

Palang di pinggir jembatan yang dibuat secara sederhana dan manual oleh masyarakat dan terbuat kayu. Tiga jembatan tersebut yang biasanya disebut masyarakat dengan sebutan jembatan, air keruh, air ayun dan air kuali.

Mipta (42), salah seorang masyarakat Pagun mengatakan, dengan sengaja dibuat penghalang tambahan jembatan, tidak lain bertujuan untuk menghindari kecelakaan.

"Jembatan ini sangatlah berbahaya, posisinya saja tepat di bagian jalan tikungan yang cukup patah, maka dari itu dengan kompak oleh masyarakat untuk menambah penghalang sederhana ini" ujarnya saat di wawancarai, Kamis (9/11).

Sementara itu masih kata dia, dirinya berharap agar masyarakat yang mengendarai motor dan mobil, masih tetap waspada dan berhati hati.

"Karena penghalang yang kami tambahkan ini tidak begitu kuat, bahannya saja terbuat dari kayu bukan dari besi," pintanya.

Selain itu Camat Pagar Gunung, Isyroni SE, melalui Sekcam Marles Yuniardi membenarkan, adanya penambahan kayu penghalang di 3 jembatan tersebut.

"Ya, memang benar masyarakat menambahkan kayu yang disusun untuk penghalang, agar tidak terjadinya kecelakaan, jadi bila sepertinya ada motor dan mobil yang tidak bisa lagi mengendalikan kendaraannya karena posisi di tikungan yang cukup tajam, mereka tidak langsung jatuh ke bawah di permukaan air sungai yang sangat dalam," ungkapnya.

Ia juga berharap, dengan telah selesai penambahan kayu penghalang ini, ke depannya tidak ada lagi kecelakaan yang sudah terjadi sebelumnya.

"Dulu sudah sering terjadi mobil masuk ke jurang dekat jembatan tersebut, sehingga bisa mengancam keselamatan pengemudi motor dan mobil. Saya harap untuk ke depan tidak terjadi lagi hal yang seperti itu", pungkasnya. (HS-06)

 
By SILAMPARI ONLINE 09 Nov 2017, 22:21:22 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online