Rebut Lahan Pasar, Dua Orang Luka-luka

By SILAMPARI ONLINE 03 Mar 2016, 10:17:18 WIB
Rebut Lahan Pasar, Dua Orang Luka-luka Ketua Persatuan PKL Pasar Inpres,Nata Perwira terbaring di rumah sakit pasca bentrok di Pasar Inpres, Rabu pukul 05.30 WIB

Harian Silampari Online,



LUBUKLINGGAU - Bentrok antar kelompok diduga memperebutkan lahan  di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Rabu (2/3) sekitar pukul 05.30 WIB pecah. Belum diketahui dengan jelas kronologis kejadian tersebut.

Informasinya, bentrok tersebut masing-masing mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit (RS). Keduanya yakni Nata Perwira (42) warga jalan Diponogoro Kelurahan Majapahit dan Uswadi.

Nata Perwira dirawat di RS Sobirin Kabupaten Mura dengan luka bacok pada bagian pelipis kiri dan tusukan pada bagian kaki serta pipi kiri tersiram cuka para.

Sedangkan Uswadi dirawat di RS Siti Aisyah Lubuklinggau dengan menderita luka bacok pada hidung, luka bacok pada tangan kiri, luka tusuk pada bagian rusuk kanan dan lengan kanan. Serta terkena siraman cuka para pada bagian lengan kiri.
Saat ditemui awak media diruang Pavilium RS Dr Sobirin Mura, Nata mengatakan, bentrok tersebut terjadi, pada saat ia bersama rekan nya menagih iuran keamanan dengan para  pedagang kaki lima (PKL), setiba di Jendral Sudirman Pasar Inpres tepatnya  di depan Sinar Baru langsung dicegat sejumlah anggota pengamanan Pasar Inpres Blok A dan B.

“Pagi tadi aku samo kawan nagih iuran di lapak yang memang bagian kami, nyampe depan Sinar Baru datang rombongan Teteh Cs, dio ngomong kalu kami yang nagih ini idak kuat kareno katek SK padahal kami ado SK nyo, dan langsung nyerang aku, nujah samo nyiram cuko parah,”kata Nata Perwira.

Ia juga menerangkan bahwa PPKL Pasar Inpres sebelumnya telah membuat agenda untuk mengundang mereka dan pihak kepolisian untuk rapat membahas pembagian wilayah lapak,namun sayangnya sebelum rencana ini dilaksankan sudah diserang duluan.

“Kito idak ado nyerang-nyerang mereka, mereka ke Polres malah membuat cerita kami yang nyerang duluan padahal kito idak nyerang, kito ini begawe bener-bener idak nak nyari ribut dengan wong,”tambahnya

Terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Ari Wahyu Widodo kepada sejumlah wartawan mengatakan, laporan sudah diterima, dan anggotanya sudah dikirim kelokasi untuk mengumpulkan data,

"Anggota sudah dikirim kesana, jangan sampai terjadi konflik dan ada korban jiwa. Itu saudara kita semua, sama-sama mencari makan," kata AKBP Ari Wahyu Widodo di Mapolres Lubuklinggau.

Ia meminta, pihak-pihak yang bertikai untuk dapat duduk bersama. "Itu diduga oknum yang tidak puas dengan keputusan bersama. Intel masih mengumpulkan data, kalau ada unsur pidana akan kita tindak," tegasnya.

Sementara, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengungkapkan dalam waktu dekat permasalahan tersebut akan segera diselesaikan secara musyawarah. "Insya Allah diselesaikan. Kita minta Camat dan Lurah untuk memanggil kedua belah pihak, agar ada penyelesaian secara musyawarah," bebernya.

Nanan kembali menegaskan agar kedua belah pihak untuk dapat menahan diri. "Mereka memiliki andil untuk melakukan pengamanan diwilayah pasar inpres Lubuklinggau. Jadi diminta kedua belah pihak untuk menahan diri," pungkasnya (HS-07).

By SILAMPARI ONLINE 03 Mar 2016, 10:17:18 WIB

TAGS:

Berita Terkait

Tulis Komentar Anda

About Us · Indeks · E-Paper · Video · Advertise · Privacy Police · Legal Content · Contact Us


Copyright 2017 Silampari Online