Berselisih Faham Dalam Rapat di Balai Desa

Petani Tewas Dikeroyok

3894
FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI
KORBAN : Warga dan keluarga saat akan membawa jasad korban Raden Sumo dari rumah sakit ke rumah duka di Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu
Advertisement

Silampari Online,

REJANG LEBONG –Warga Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (25/2), pukul 10.00 WIB, geger. Pasalnya, Raden Sumo (45) warga setempat tewas diduga keroyok tiga tetangganya berinisial Ed (19), An (20) dan Sa (45). Korban tewas dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya dan sempat dibawa ke RSUD Curup, namun nyawanya tidak bisa terselamatkan.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.IK membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut.

Lanjut Kasat, menurut keterangan Suryani (39) istri korban, suaminya pamit keluar rumah untuk mengikuti kegiatan rapat di balai desa. “Keterangan istri korban, suaminya jam delapan pagi pamit mau rapat dibalai desa,” kata Jery.

Ternyata, sambung Jery, saat rapat di balai desa, diduga suaminya dan para pelaku berselisih faham dan sempat terjadi keributan. Namun saat itu warga lainnya langsung melerai korban dan para pelaku yang sempat adu jotos.

Setelah dilerai, akhirnya korban pulang ke rumah tanpa terpikir akan mengalami musibah.

Setelah pulang, sambung Jery, korban kembali keluar rumah dengan maksud akan pergi kerumah tetangga. Saat itulah, di areal persawahan tidak jauh dari rumahnya, korban dihadang ketiga pelaku dan diduga langsung dikeroyok dengan menggunakan kayu serta senjata tajam.

Karena kalah jumlah, apalagi para pelaku menggunakan senjata, akhirnya korban bersimbah darah terkapar di areal persawahan.

Setelah kejadian, para pelaku langsung melarikan diri sedangkan korban langsung dievakuasi warga ke RSUD Curup. Namun sayang korban meninggal dunia diduga karena kehabisan darah akibat luka yang dialaminya.

“ Lokasi kejadian diareal sawah tidak jauh dari rumah korban,” terang Jery.

Ditambahkan Jery, anggotanya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan motif dari aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas. Anggota kita juga sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga langsung melarikan diri setelah kejadian.

“ Saksi masih kita periksa untuk memastikan motif pengeroyokan. Kita lihat bagaimana perkembangan nantinya, “ ujar Jery.(HS-06)