Daging Sapi Bisa Capai Rp 140 Ribu

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> Pedagang daging sapi di pasar tradisional Mura dan pada lebaran mendatang diprediksi harganya mencapai Rp140 ribu

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Musi Rawas (Mura) memprediksi harga jual daging sapi akan mengalami kenaikan bisa mencapai Rp140 ribu per kilogram (Kg).

Muat Lebih

Plt Kepala Distanak Kabupaten Mura, Tohirin melalui Kepala Bidang (Kabid) Nakeswan, Marzuki mengatakan bahwa, dibulan puasa permintaan daging sapi dari pembeli masih rendah khususnya di dua pasar tradisional B Srikaton Kecamatan Tugumulyo hanya 1-2 ekor dan pasar Megang Sakti 1 ekor saja.

“Jumlah ini tentu sedikit, karena memang daya beli masyarakat rendah dan lebih mencari daging ayam dengan harga lebih murah yakni Rp30-35 ribu/Kg dibandingkan, harga daging sapi Rp120 ribu/Kg,”jelas Marzuki kepada Harian Silampari, Kamis (9/5) diruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa rendahnya permintaan dari pembeli dipasaran tradisional Mura membuat para peternak lokal banyak menjual sapinya ke luar daerah seperti Kota Lubuklinggau, Palembang, Jambi hingga Pekanbaru.

“Untuk kualitas sapi lokal dari peternak di Mura cukup baik. Sehingga, dengan kondisi ini maka banyak yang menjual ternak keluar daerah,”terangnya.

Menurutnya, dalam bulan puasa hingga menjelang lebaran mendatang maka pihaknya akan melakukan monitoring ke pasar untuk mengecek kualitas dan harga jual daging sapi itu sendiri.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memantau harga dan kualitas daging sapi itu sendiri,”bebernya.

Terlepas dari itu, pihaknya optimis untuk stok daging sapi hingga lebaran mendatang akan tercukupi kendati ada kenaikan harga yang diperkirakan bisa mencapai Rp140/Kg.

“Intinya selama puasa dan lebaran untuk Mura tidak kekurangan daging sapi. Sebab, jauh-jauh hari kami telah mempersiapkannya,”ungkapnya.

Sementara itu, Jumadi (40) pedagang daging sapi Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo menjelaskan, untuk harga daging sapi akan ada kemungkinan kenaikan. Namun kenaikan tidak begitu tinggi kenaikan hanya sekitar 10 sampai 20 persen.

“Biasanya para pedagang memanfaatkan momen lebaran. Kalau misalnya hari ini harganya Rp 110 ribu atau 120 ribu perkilo mungkin saja nanti naik sekitar Rp 130-140 ribu perkilo dan semua dipengaruhi permintaan,” pungkasnya. (HS-03)