Dapat Anggaran Rp200 Milyar Dari Provinsi

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : FAHRUROZI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>POSE :</strong> Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad (tengah) berpose bersama Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada (empat dari kanan) dan Wakil Ketua 2 DPRD Empat Lawang, Arifa'i (empat dari kiri) serta sejumlah tokoh masyarakat Empat Lawang, saat kegiatan silaturahmi di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Rabu (23/1/2019).

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, telah memutuskan pengesahan anggaran sebesar Rp200 milyar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada saat menyampaikan sambutanya dalam kegiatan silaturahmi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang dan Masyarakat Empat Lawang, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Tebing Benteng Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Rabu (23/1).

Menurut dia, angka Rp200 milyar dari APBD Sumsel untuk Kabupaten Empat Lawang ini sudah sesuai dengan apa yang sudah dikomunikasikan dirinya bersama Bupati Empat Lawang, apa saja yang mesti di-backup penganggaranya dari Provinsi Sumsel, berdasarkan data yang real kebutuhannya pada pembangunan di Kabupaten Empat Lawang.

“Saya giringkan sesuai dengan keinginan pak bupati, Mudah-mudahan anggaran sebanyak Rp200 miliyar dari provinsi dapat menjadi sumber kekuatan bagi Kabupaten Empat Lawang, dalam melaksanakan pembangunan di sini,” ungkap Gantada di hadapan Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Empat Lawang.

Diapun menyampaikan, salah satu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, akan dihidupkannya kembali fungsi Petugas Pembantu Pencatatan Nikah (P3N) di seluruh Sumael. DPRD Sumsel bersama Pemprov Sumsel juga sudah memutuskan anggaran untuk penghulu sebesar Rp300 ribu per orang. Harapan pihaknya, dengan dihidupkannya fungsi P3N ini, akan menaikan moral khususnya di kalangan kehidupan beragama di masyarakat.

“Tinggal lagi bagaimana Kantor Kemenag (di setiap kabupaten/kota) bersama Kantor Urusan Agama (di setiap kecamatan) menghimpun kembali dan meng-SK-kan P3N, satu desa satu penghulu atau ketib,” imbuhnya.

Sementara, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad mengaku sangat faham betul kinerja Ketua DPRD Sumsel, MA Gantada. Selama kurang lebih 4 tahun sebagai anggota DPRD Sumsel, dirinya selalu beriringan bagaimana me-manage APBD dan bagaimana membangun Sumsel.

“Kemampuan beliau tidak perlu diragukan lagi. Tidak hanya mampu dalam satu urusan namun banyak juga kepiawaian beliau dalam mengurusi berbagai persoalan. Makanya beliau cocok jadi Ketua DPR Provinsi,” sanjungnya.

Saat ini sebut Joncik, angka APBD Sumsel sudah menyentuh angka Rp9 triliyun-an. Berbeda masa dirinya menjadi anggota DPRD Provinsi, angkanya hanya menyentuh Rp7,5 triliyun-an dan banyak utang. Karenanya dirinya yakin pada anggaran perubahan 2019 dan anggaran induk 2020, banyak hal yang bisa dilakukan Provinsi Sumsel.

“Kedatangan Ketua DPRD Sumsel saat ini di Kabupaten Empat Lawang, merupakan momen tepat bagi Kabupaten Empat Lawang, untuk mengajukan usulan pembangunan,” jelasnya. (HS-05)