Data Anak Putus Sekolah Rendah

    20
    Advertisement

    Silampari Online,

    REJANG LEBONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim jumlah anak putus sekolah di Kabupaten Rejang Lebong (RL) saat ini termasuk dalam kategori rendah.

    Kalaupun masih ada satu-dua kasus, bukan disebabkan oleh faktor ekonomi, tetapi lebih kepada pengaruh lingkungan.

    Guna memastikan angka anak putus sekolah di 16 kecamatan se- kabupaten RL pihaknya dalam waktu dekat akan mendata kembali anak-anak usia 6-18 tahun.

    “Rendah tidak terlalu menonjol Jarang juga anak yang putus sekolah apalagi seperti yang kita ketahui bahwa wajib belajar 9 tahun dibantu oleh pemerintah pusat, daerah ada sih ada, tapi tidak terlalu banyak dalam waktu dekat kita akan mendata anak-anak putus sekolah dan mencari solusi serta apa penyebabnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan kabupaten Rejang Lebong T.Samuji.

    Dari data tahun ajaran 2016/2017 kabupaten Rejang Lebong dengan jumlah 251 anak putus sekolah, rincianya SD 62 orang, SMP 42 orang, SMA 59 orang, SMK 88 orang, kembali menurun pada tahun ajaran berikutnya.

    Menurunnya jumlah anak putus sekolah dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama, saat ini sarana dan prasarana pendidikan di Rejang Lebong sudah mulai tersebar dari tingkat SD hingga SMP.

    Kemudian, orang tua tidak terlalu dibebani biaya mahal untuk menyekolahkan anak tinggal masukin anak ke sekolah.

    “Pada hakekatnya tidak punya alasan lagi untuk tidak menyekolahkan anak di tingkat SD maupun SMP, karena sekolah sudah tersedia di mana-mana,”terangnya.

    Selanjutnya saat ini Pemkab Rejang Lebong, di bawah kepemimpinan Bupati Hijazi, tengah gencar-gencarnya meningkatkan pembangunan di sektor pendidikan. Bahkan,anggaran sektor pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong sudah mencapai 26 persen lebih.

    “Bahkan tahun ini akan dibangun lagi sekolah dasar di desa Periang kecamatan Sindang Beliti Ilir dan beberapa rehab ringan,berat sekolah -sekolah yang yang ada guna mendukung sarana dan prasaran sekolah,” bebernya. (HS-06)