Satu Untuk Semua

Debit Sungai Musi Meninggi, BPBD Himbau Warga

88

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang dan sekitarnya beberapa hari yang lalu, membuat debit air Sungai Musi meninggi, Selasa (4/12).

Pantauan wartawan di lapangan, warna sungai musi berubah menjadi coklat dan bahkan banyak kayu-kayu yang hanyut dari hulu.

Tentu saja hal ini sangat mengkhawatirkan bagi warga yang tinggal dipinggiran sungai musi. Tapi ada juga yang menganggap tingginya debit air sungai musi tersebut membawa berkah.

“Ini mungkin hujan di hulu, ditambah lagi di sini hujan juga. Sudah berapa hari ini sungai musi besar. Tapi ini ada hikmahnya juga, air sumur kami penuh, banyak air nya,” ungkap Revi salah seorang warga Tanjung Beringin, Kecamatan Tebing Tinggi, yang rumahnya membelakangi Sungai Musi.

Warga lainnya Deni mengatakan, sejak beberapa hari ini Empat Lawang memang selalu diguyur hujan, yang cukup lebat. Hal ini membuat debit sungai musi membesar.

“Sejak beberapa hari ini hujan terus di Empat Lawang, ngeri juga kami yang tinggal di pinggir sungai musi ini. Apalagi tembok penahan itu pernah roboh beberapa tahun yang lalu,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang M Taufik mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada, terutama masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai musi.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, dan terus memantau pergerakan air sungai musi. Dan bagi pemukiman yang biasa banjir, mulailah berkemas dan memindahkan barang-barang yang kemungkinan terendam banjir ke tempat yang lebih aman,” harap Taufik.

Dirinya sambung Taufik, juga meminta kepada seluruh masyarakat Empat Lawang, agar melaporkan potensi-potensi bencana alam yang sering terjadi.

“Segera laporkan jika ada potensi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan tanah amblas. Segera laporkan ke posko bencana BPBD atau Kantor Camat dan Kades,” pungkasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...