Satu Untuk Semua

Disinyalir Ada Proyek Siluman di Sikap Dalam

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMP Negeri 1 Kecamatan Sikap Dalam, terkesan proyek siluman. Pasalnya, tidak terlihat papan proyek di sekitar lokasi dan diduga sengaja dilakukan pihak sekolah untuk menghindari pengawasan eksternal/masyarakat.

“Sebagai masyarakat, saya merasa penting mengetahui itu proyek apa dan di sekitar lokasi proyek saya tidak melihat ada papan informasi yang saya butuhkan,” ungkap Yopis, salah seorang warga Sikap Dalam saat dibincangi di Tebing Tinggi, Kamis (11/10).

Dikatakannya, kewajiban memasang papan proyek sudah jelas tertera dalam UU Nomor 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah, seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (Permen PU 29/2006) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

“Jika di lapangan terdapat sebuah proyek yang tidak menyertakan papan pengumuman proyek, sudah jelas menabrak aturan dan disinyalir merupakan proyek siluman,” imbuhnya.

Lebih lanjut Yopis menjelaskan, selain tidak memasang papan proyek, pembangunan gedung yang diduga merupaka ruang kelas baru (RKB) di SMP Negeri 1 Kecamatan Sikap Dalam itu, juga lokasi proyek tidak berpagar dan cendrung dapat membahayakan para pelajar di sekolah itu.

“Lokasi proyek itulan di lingkungan sekolah. Tahu sendirikan, namanya anak-anak tentu tidak dapat dicegah jika masuk dalam lingkungan proyek, kalau tidak dipagar tentu dengan mudah anak-anak bermain di lokasi proyek,” cetusnya.

Karena itu, dia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang, segera melakukan pengawasan ke lapangan terkait adanya proyek di sekolah itu. “Selain di SMP Negeri 1 Kecamatan Sikap Dalam, saya juga melihat hal serupa di SMA Negeri 1 Sikap Dalam. Kondisinya sama, tidak ada papan proyek dan lokasi proyek tidak berpagar,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid Pembinaan SMP, Sayana ketika dikonfirmasi menjelaskan, proyek di SMP Negeri 1 Kecamatan Sikap Dalam adalah proyek pembangunan tiga unit RKB. Proyek itu merupakan proyek bantuan pemerintah (Bantah), Kementerian Pendidikan.

“Dalam hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Empat Lawang hanya menjalankan fungsi pengawasan. Segala sesuatunya, itu langsung dari kementerian ke sekolah itu, yang sifatnya swakelolah. Infonya, anggaran yang digunakan mencapai Rp500 juta,” jelas Sayana.

Adanya temuan ini lanjut Sayana, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupten Empat Lawang, segera melakukan konfirmasi dan peneguran ke sekolah itu, agar segera memasang papan proyek yang disoalkan.

“Dari konfirmasi kita, kepala sekolahnya mengatakan, tidak dipasangnya papan proyek karena banyak anak-anak, takutnya diganggu oleh anak-anak. Itu alasan dia, tapi nanti kita peritahkan PPTK-nya agar melakukan pengecekan ke sekolah itu,” tukasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...