Dorong Peningkatan dan Produktifitas Petani Sawit

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> Foto bersama Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan Kadisbun serta para perwakilan perusahaan perkebunan yang ikut serta mengikuti sosialisasi

#Disbun Mura Fasilitasi Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun

Silampari Online,

Muat Lebih

Bertempat di Hotel Dafam Lubuklinggau, Kamis (2/5) Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun tingkat Mura. Tujuannya, untuk mengatasi masalah produktivitas petani sawit khususnya di Mura.

Pantauan koran ini dilapangan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun tingkat Mura berlangsung selama dua hari yakni, 2-3 Mei dibuka langsung Bupati Mura, H Hendra Gunawan dan dihadiri para narasumber Kepala Sekretariat Tim Peremajaan Kepala Sawit Pekebun, Pengembangan SDM dan Sarana Prasarana, Bambang Sad Juga dan Murdwi, Anggota Tim Peremajaan Kepala Sawit Pekebun, Pengembangan SDM dan Sarana Prasarana Provinsi Sumsel, Harri Candra, Perbankan, Perwakilan Perusahaan Swasta, DPRD, Asisten, Kepala OPD, Camat dan Gapoktan atau Kelompok Tani.

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Subardi mengatakan, sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebun ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan aparatur dan stokholder tentang program dan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit pekebun.

“Kita ingin agar ada koordinasi dan kerjasama yang lebih cepat dan efektif antara Pemerintah, stokholder maupun petani,”jelas Subardi.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dengan adanya sosialisasi ini maka tercipta informasi yang lebih cepat dan jelas yang diterima oleh Gapoktan, kelompok tani, KUD dan Koperasi maupun kelembagaan pekebun lainnya. Sehingga, untuk persyaratan dokumen adminitrasi dan teknis tentang peremajaan kelapa sawit pekebun langsung bisa diketahui oleh masyarakat atau petani.

“Untuk peserta sosialisasi sendiri diikuti oleh perwakilan DPRD, Kepala OPD, Asisten, Camat, mitra perusahaan besar dan 60 orang gapoktan, kelompok tani, KUD dan Koperasi,”bebernya.

Menurutnya, ada beberapa materi yang diberikan dalam sosialisasi tersebut diantaranya program peremajaan kelapa sawit pekebun dalam kerangka pendanaan BPDPKS, SOP peremajaan kelapa sawit pekebun, penguatan kelembagaan petani, dukungan pembiayaan peremajaan, verifikasi teknis maupun lain sebagainya terkait peremajaan kelapa sawit pekebun.

“Kalau target peremajaan mencapai 1.610,66 hektar yang tersebar di Desa Kota Baru Kecamatan BTS Ulu 135 hektar, Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu 175 hektar, Desa Marga Sakti Kecamatan Muara Kelingi 502,02 hektar, Desa Karya Mulya Megang Sakti 500,53 hektar dan Desa Tegal Sari Megang Sakti seluas 298 hektar,”paparnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Mura, H Hendra Gunawan menjelaskan atas nama Pemkab Mura mengapresiasi dan berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. Sebab, adanya sosialisasi ini maka sebagai upaya mengatasi masalah yang ada. Mengingat, produktifitas petani sawit di Indonesia masih rendah berkisar 2-3 ton/ha/tahun (tanaman tua dan kebun yang menggunakan bibit illegitim) dan jauh dibawah perkebunan swasta yang berkisar 5-6 ton/ha/tahun.

“Intinya Pemkab Mura siap merealisasikan program ini sebagai solusi untuk peningkatan produktifitas dan peningkatan kesejahteraan petani pekebun khususnya petani Mura,”pungkasnya. (HS-03)