Satu Untuk Semua

Empat Lawang Bakal Dilintasi Jalur Tol Trans Sumatera

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Wilayah kabupaten yang berslogan Saling Keruani Sangi Kerawati, akan dilintasi jalur Tol Trans Sumatera, yang akan menghubungkan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) sampai ke Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid mengatakan, pembangunan Tol Trans Sumatera ini merupakan proyek pemerintah pusat dan kebetulan wilayah Kabupaten Empat Lawang termasuk Kabupaten Musirawas, akan dilalui jalur tol ini.

“Beberapa waktu lalu, saya menghadiri rapat tersebut, dari rapat tersebut, intinya kabupaten kita akan dilalui jalur Tol Trans Sumatera,” ungkap Syarkowi saat dibincangi Harian Silampari di ruang tugasnya, Jum’at (6/4).

Dijelaskanya, untuk daerah Sumatera Selatan (Sumsel) lanjut Syarkowi, ada beberapa daerah Kabupaten dan Kota yang dilintasi jalur tol. Jalur tol tersebut nantinya akan mulai dari Indralaya Kabupaten Ogan Ilir sampai ke Provinsi Bengkulu.

“Mulai dari Ogan Ilir, Kota Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang dan Musirawas selanjutnya sampai ke Provinsi Bengkulu,” sambungnya.

Dipaparkannya, jalur Tol Trans Sumatera yang akan melalui wilayah Kabupaten Empat Lawang, ada di wilayah Desa Sugiwaras, Kecamatan Tebing Tinggi. Di sana juga lanjut dia, akan dibangun pintu Tol dan jalur jalan anak yang akan menghubungkan pintu Tol dengan Kota Tebing Tinggi, sebagai Ibukota Kabupaten Empat Lawang.

“Jadi, pintu Tol akan dibangun di kawasan Desa Sugiwaras. Kendaraan dari dan akan masuk ke jalur Tol Trans Sumatera, lewat Desa Sugiwaras,” ujarnya.

Menurt Syarkowi, banyak manfaatnya bagi masyarakat di Kabupaten Empat Lawang, dengan adanya jalur Tol ini, yang jelas menurut Syarkowi, apabila sudah ada jalur Tol setidaknya akses bagi masyarakat dari dan menuju ke Palembang serta ke Provinsi Bengkulu akan lebih mudah bahkan jarak tempuhnyapun lebih cepat apabila dibandingkan dengan jalan biasa. 

“Jelas jarak tempuh bisa lebih cepat kalau sudah ada tol ketimbang lewat jalan biasa,. Apalagi seperti saat ini, jalur biasa menuju Kota Palembang itu sering macet. Juga, perkembangan daerah juga akan positif, sebab akses keluar masuk ke kabupaten kita akan jauh lebih mudah,” tukasnya. (HS-04)

Komentar
Loading...