Final LDN Sumber Harta Diwarnai Baku Hantam

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> Final Liga Desa Nusantara (LDN) tingkat Kecamatan Sumber Harta, Minggu (16-6) yang mempertemukan tim Desa Sumber Asri vs Sumber Sari di lapangan Desa Sumber Sari berakhir ricuh

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Penyelenggaraan final Liga Desa Nusantara (LDN) tingkat Kecamatan Sumber Harta, Minggu (16/6) yang mempertemukan tim Desa Sumber Asri vs Sumber Sari di lapangan Desa Sumber Sari berakhir baku hantam. Diduga kericuhan ini dikarenakan pemain Sumber Sari tidak terima dengan kekalahan.

Muat Lebih

Informasi koran ini himpun dilapangan, awalnya pertandingan berjalan dengan lancar dan seru. Dimana, hingga babak pertama berakhir skor masih tetap 0-0. Namun, di babak kedua pertandingan mulai berjalan dengan keras hingga tuan rumah Desa Sumber Sari dua kali kebobolan setelah pemain Desa Sumber Asri berhasil mencetak gol. Akan tetapi, dua menit jelang pertandingan berakhir salah satu pemain Sumber Asri terjatuh dan memancing pemain Sumber Sari mengangkat pemain tersebut keluar lapangan karena mengklaim aksi ini dilakukan untuk mengulur-ulur waktu. Sehingga, dengan adanya tindakan memancing keributan antar pemain hingga para suporter kedua tim yang langsung memasuki lapangan hingga terjadi baku hantam. Bahkan, aksi saling pukul tersebut berlangsung hingga kejalan.

“Kejadian di final rebut juara 1 antara Sumber Asri vs Sumber Sari 2-0 berakhir dengan keributan,”dikutip dari laman Facebook Asep Syaipudin, Senin (17/6) sembari menunjukkan foto keributan.

Dari status tersebut menuai banyak komentar dai warganet seperti atas nama Juliyanti PU, “Sudah tradisi kalau tidak ribut tidak seru,”tulisnya dengan bahasa jawa.

Senada dengan akun Panji Cas “Katrok Bukan Zaman”. Sama halnya dengan akun Mahyudi Pengabean, Sekalian buka turnamen MMA di lanjut.

Sementara itu, Camat Kecamatan Sumber Harta, Sutarmin mengakui saat ini ia masih berada Jogjakarta untuk mengikuti Bimbingan Tekhnis. Sehingga, setelah pulang nantinya baru akan mengkonfirmasikan kejadian tersebut kepada panitia.

“Saya sedang di Jogjakarta, setelah pulang Bimtek nanti baru bisa menanyakan ke panitia terkait kejadian ini,”pungkasnya. (HS-03)