Gelar Sekolah Kader Kopri SESUMBAGSEL

30
FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI
FOTO BERSAMA : Para panitia acara dan peserta sekolah kader kopri foto bersama dengan para narasumber
Advertisement

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Organisasi Kepemudaan Kota Lubuklinggau Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau KOPRI Cabang Kota Lubuklinggau mengadakan kegiatan Sekolah Kader Kopri (SKK) Se Sumbagsel, Kamis (21/3).

Acara dipusatkan di Pondok Pesantren Ulul Albab dibawah Pimpinan Gus Ahmad berlangsung dari 21-24 Maret 2019. Dan acara dibuka langsung oleh Ketua Kopri PKC Sumatera Selatan Yiki Netra.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono, Komisioner KPU Lubuklinggau Andri Affandi, GP Ansor, beberapa OKP dan Pengurus BEM di Kota Lubuklinggau.

Agung Putra selaku ketua umum PC PMII kota Lubuklinggau dalam sambutan nya menyampaikan acara SKK merupakan kaderisasi yang ada di PMII khusus kopri dan merupakan bagian penting yang harus diikuti oleh Kopri.

Sebagai organisasi pengkaderan/kaderisasi PMII kota Lubuklinggau akan terus berkomitmen untuk melakukan kaderisasi sebagai jantung terhadap organisasi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mempersiapkan Perempuan Tangguh Yang Religius Untuk Menghadapi Tantangan Global Di Era Milenial”.

“Kaderisasi ini juga dihadiri oleh bebrapa cabang PMII yang ada di sumbagsel antara lain, Lubuklinggau, OKU, OKUT, Bangka Belitung, Muara Enim dan Merangin,” ungkap Agung.

Sementara itu Ketua Kopri PKC Sumatera Selatan Yiki Netra menjelaskan kopri sebagai organisasi semi otonom dari PMII sangat penting dalam menjalankan dan mengikuti kaderisasi tingka t 2 dalam kaderisasi kopri.

“Kopri harus mampu bersaing dalam dunia pergerakan di PMII. Organisasi PMII ini organisasi yang hebat, jika memaknaik PMII dengan biasa, maka ketika keluar dari PMII akan menjadi kader yang biasa saja begitu juga sebaliknya” ungkap Yiki.

Kemudian Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono dalam penjelasannya memberikan motivasi kepada peserta SKK.

“Kader PMII sebagai Penerus generasi bangsa harus terus belajar, hindari terhadap penggunaan Narkoba,”ujarnya .
Sementara itu kegiatan ini diikuti 34 orang peserta seperti diungkapkan Ketua Kopri Lubuklinggau Anfemi Herlina melalui Ketua pelaksana Jumatia.(HS-02)