Satu Untuk Semua

Harapan Diangkat ASN Jalur K2 Pupus

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Jaka Sanjaya Ketua Forum Honorer Kategori Dua (K2) kota Lubuklinggau mengaku ikut hadir ketika menggelar aksi di depan istana presiden Jakarta beberapa waktu lalu.

Dirinya ikut andil menyuarakan suara para honor K2 yang meminta pemerintah, mencabut UU ASN Tahun 2014 yang dirasa sangat tidak berpihak kepada honorer K2.

“Ada 7 orang yang ikut aksi dari Lubuklinggau, kita berangkat dari dana sendiri, patungan sama kawan kawan, selama empat hari kita aksi kemarin,”ungkap Jaka.

Ada rasa kecewa, ketika selama empat hari mengadakan aksi , presiden Jokowi tidak menemui masa perwakilan Honorer K2 dari berbagai daerah di tanah air tersebut. Setelah tidak ada hasil dari aksi, diriya kembali ke Kota Lubuklinggau.

“Kayaknya harapan kita untuk diangkat menjadi CPNS pupus,”kata Jaka.

Meskipun ada solusi ditawarkan pemerintah untuk ikut P3K. Namun mereka para honorer tetap disuruh ikut tes. Dan itu yang mereka sayangkan.

“Seharusnya honorer K2 tidak lagi di tes karena kita sudah banyak pengalaman, namun yang tes ini , untuk di daerah lain, kalau Lubuklinggau, Walikota sudah berjanji Honorer K2 untuk mengikuti P3K tidak perlu lagi tes, dan itu yang membuat kami berjumlah 172 honorer K2 di Lubuklinggau ini lega,”jelasnya.

Meskipun begitu dirinya masih menaruh harapan, agar presiden Jokowi sampai dengan Desember 2018 ini mengajak bertemu dengan ketua umum forum honorer K2 Indonesia Titi Purwaningsih dan menyetujui tuntutan kami yakni mencabut UU ASN tahun 2014.

“Di UU ASN tahun 2014 itukan ada bunyi tentang batasan mengangkat K2, yakni harus dibawah 35 tahun,padahal kita sama sama tahu, honorer K2 banyak diatas umur itu,”terangnya.(HS-02)

Komentar
Loading...