Satu Untuk Semua

Harga BBM di Pedesaan dan Perkotaan Sama

Silampari Online,
MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H M Syarif Hidayat turut menghadiri peresmian SPBU program BBM satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo di Desa Jadi Mulia, Kecamatan Nibung, Jumat (9/11).
SPBU mini nomor 25.31630 tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), M Fanshurullah Asa bersama General Manager MOR II PT Pertamina Persero, Primarini, dan Anggota Komisi VII DPR RI, Nazaruddin Kiemas.
Bupati Muratara, Syarif Hidayat mengatakan, pemerintah kabupaten mengucapkan terima kasih atas berdirinya SPBU di Kecamatan Nibung, sehingga kebutuhan bahan bakar minyak masyarakat Nibung bisa terpenuhi.
“Bangga kita, hari ini bertambah satu lagi SPBU di daerah kita, terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BPH Migas, kepada Pertamina, juga kepada bapak Karim selaku pemilik SPBU di Desa Jadi Mulia ini,” katanya.
Menurut dia, dari tujuh kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara, baru ada tiga SPBU yakni di Kecamatan Rupit, Kecamatan Rawas Ulu, dan Kecamatan Nibung yang baru saja mulai beroperasi tanggal 3 Oktober 2018 kemarin.
“Selama ini memang masyarakat Nibung membeli BBM di SPBU terdekat harus menempuh perjalanan sejauh 45 kilometer, bahkan terkadang masyarakat terpaksa membeli BBM di pengecer dengan harga yang lebih tinggi,” katanya.
Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa menyampaikan pogram SPBU BBM satu harga ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya di bidang energi.
“Mari kita jaga dan monitor bersama agar SPBU ini tepat sasaran penggunaannya, mudah-mudahan dengan diresmikannya SPBU di Desa Jadi Mulia ini betul-betul menjadi mulia desa ini,” kata dia.
Dengan dibangunnya SPBU tersebut masyarakat Nibung yang berjumlah 23.857 jiwa bisa menikmati BBM satu harga, mengingat selama ini masyarakat setempat harus menempuh jarak 45 kilometer untuk membeli BBM ke SPBU terdekat.
“Jauh sekali memang, bersyukur sekarang sudah ada di sini, sudah dekat, dengan begitu akan muncul pertumbuhan ekonomi baru di basis-basis daerah 3T, yakni tertinggal, terdepan dan terluar,” ujarnya.
General Manager MOR II PT Pertamina Persero, Primarini menambahkan, kehadiran SPBU baru tersebut diharapkan akan berdampak positif dalam banyak sisi baik bagi masyarakat setempat maupun pemerintah kabupaten.
“Dengan hadirnya SPBU ini, maka masyarakat di Kecamatan Nibung khususnya dapat menikmati, menggunakan, dan memenuhi kebutuhan bahan bakar bagi kendaraannya dengan harga yang sama dengan di kota,” ujarnya.
Untuk diketahui, yang dimaksud dengan program BBM satu harga tersebut adalah harga BBM di pedesaan sama dengan BBM di perkotaan, yakni untuk jenis premium seharga Rp 6.450 perliter, solar Rp 5.150 perliter, pertalite Rp 8.000 perliter, dan dexlite Rp 9.200 perliter. (KHS)

Komentar
Loading...