Satu Untuk Semua

Jaksa Tahan Terduga Penista Agama‎

8

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU- Proses penyidikan ‎kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Ario Febriansyah (28), telah selesai, setelah berkas perkara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik Polres Musi Rawas dan melimpahkan tersangka ‎ warga Dusun III Desa Sri Jaya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara dan barang bukti (BB), ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

Tersangka Ario sapaan Ario Febriansyah diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herti Sumarni‎, diruang Pidana Umum (Pidum) Kejari Lubuklinggau, Kamis (9/8).

Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida melalui Kasi Pidum Hapit didampingi Jaksa Herti membenarkan telah menerima pelimpahan tahap dua, tersangka dan BB ke Kejari Lubuklinggau.

“Tersangka ditahan dan dititipkan ke Lapas Lubuklinggau sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau,” ujarnya.‎

Saat ini, sambung dia, tim JPU masih mempersiapkan surat dakwaan agar saat pelaksanaan sidang ke Pengadilan Negeri Lubuklinggau tidak menemui kendala berarti. “Secepatnya kita limpahkan dan disidangkan,” ujarnya.‎

Perbuatan Ario hingga menyeret ke Pengadilan Negeri Lubuklinggau bermula, kala itu, ‎ Senin, 18 Juni 2018 sekitar pukul 00.02 WIB, dirumah tersangka, dengan sengaja dan tanpa hak menyebar Informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) perbuatan tersangka lakukan dengan cara.

Bermula ketika tersangka mengambil dua buah Al Quran milik adik kandungnya Dede Arisko Agustiawan, di atas meja (tempat buku-buku) yang berada diruang tamu rumah orang tua tersangka.

Kemudian tersangka memfoto kaki kanannya sambil menginjak injak Al Quran dengan menggunakan HP merk Xiami Type 5A warna silver nomor Imei 865990030334227.

Selanjutnya tersangka memfosting hasil foto injakan. Al Quran dengan menggunakan kaki kanan dan menambahkan tulisan di foto tersebut “Islam pemain BF tuh Alquran” ke akun media sosial Face Book milik tersangka. Ario Febriansyah dengan alamat. Abimanyu_ario@yahoomcom dan pasword. Ario1234567890.

Sekitar pukul 10.02 WIB, tersangka juga memposting foto Al Quran yang telah dicoret coret tersebut. Tersangka menambah tulisan‎ “Apa kalian mau mati semua?”. “Kalau kalian tau apa artinya maupun Mazzzknahnya”. Yang tersangka upload postingan juga ke media sosial‎ facebook milik tersangka Ario Febriansyah dengan email abimanyu_ario@yahoo.com.

Selanjutnya, Amirudin Iskandar mendapatkan informasi dari Ipda Bertu yang menerangkan telah terjadi penistaan agama melalui media sosial yaitu facebook yang dilakukan tersangka pada akunnya. Sehingga Amirudin Iskandar memerintahkan Sepriadi, Japaris Silaban dan Hotris Situmorang (yang seluruhnya anggota Kepolisian), untuk mrngecek kebenaran dan keberadaan pemilik Akun Ario Febriansyah. Selanjutnya tersangka diamankan. Tersangka Ario dibawa ke Polres Musi Rawas untuk dimintai keterangan terkait keterangan terkait apa saja yang telah diperbuat.

Akibat dari perbuatan tersangka memposting foto menginjak alquran dengan kaki kanan, serta menambahkan tulisan di foto tersebut, telah melukai hati dan perasaan umat Islam yang mengakses postingan itu dipastikan akan marah dan menciptakan rasa kebencian.
“‎Tersangka dijerat Pasal 45A ayat (2), Undang Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik,” paparnya. (HS-09)‎

Komentar
Loading...