Satu Untuk Semua

Jaya Bhakti Percontohan Pengelolaan DD TPID Muratara

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Pengelolaan Dana Desa (DD) khususnya di bidang infrastruktur Desa Jaya Bhakti Kecamatan Tuah Negeri menjadi replikasi atau studi contoh oleh TPID Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Bahkan, Desa ini dianggap telah merealisasikan penggunaan DD khususnya di bidang infrastruktur memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sedikitnya ada 100 orang yang merupakan TPID Kabupaten Muratara terdiri dari Kepala Desa (Kades), Camat, Ketua BPD, Tenaga Ahli dan Pendamping Desa yang berkunjung ke Desa kami,”jelas Kades Jaya Bhakti Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi YKd kepada Harian Silampari, Kamis (10/1).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa kunjungan ini terkait kegiatan replikasi atau studi contoh oleh TPID Muratara yang terdiri dari Kecamatan Karang Dapo, Rawas Ulu, Muara Rupit, Karang Jaya, Rawas Ilir dan Kecamatan Nibung.

“Untuk replikasi mengenai bidang infrastruktur mulai dari joging track dan tempat terapi, Kantor Sekretariat PKK, Bumdes, Perpustakan, Karang Taruna, KWT yang dibangun melalui DD,”terangnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini berdasarkan hasil musyawarah Desa yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta mengacu pada Peratur Bupati (Perbup) terkait penggunaan DD.

“Adanya study contoh oleh beberapa Kecamatan Muratara ini maka memberikan motivasi bagi kami dalam mengelola DD kedepannya agar lebih baik lagi untuk dimanfaatkan bagi masyarakat,”ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tuah Negeri, Badaruddin menjelaskan, study contoh TPID Muratara ke Desa Jaya Bhakti ini karena di Desa ini telah terbangun PAUD, Pengolahan air Minum, Balai Desa, Gedung Serba Guna, Poskesdes, Track Joging, Jalan Setapak dan lain sebagainya dibangun melalui DD. Sehingga, adanya studi contoh ini maka memberikan semangat bagi Kades di Tuah Negeri agar mampu mengelola DD lebih baik lagi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Untuk target di tahun 2019 ini saya minta Kades di 11 Desa daat meningkatkan pembangunan infrastruktur yang lebih baik lagi dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk pemberdayaan masyarakat agar dana tersebut dapat digunakan secara maksimal untuk kemajuan dan kepentingan masyarakat,”papar Badarudin.

Terlepas dari itu, masih bnyak kebutuhan masyarakat baik bidang pemberdayaan maupun infrastruktur Desa yang penggunaannya harus seimbang. Sebab, kedua bidang tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Intinya agar pengelolaan DD di Tuah Negeri dapat dikelola secara maksimal maka saya turun langsung untuk melakukan pembinaan dan monitoring setiap tahap penggunaan. Sehingga, dengan begitu realisasi DD dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”pungkasnya. (HS-03)

Komentar
Loading...