Kick Off Liga Nusantara Segera Dimulai

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : KRISMANTO/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BAHAS : </strong> Sekretaris DPMD Kabupaten Mura, Alexander bersama pihak Kecamatan sedang melakukan rapat membahas kick off liga nusantara yang akan segera dimulai

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) merencanakan Juni mendatang kick off liga nusantara akan dimulai. Liga yang melibatkan semua tim dari masing-masing Desa di 14 Kecamatan.

Muat Lebih

“Perhelatan liga nusantara ini diadakan sesuai petunjuk Kementrian Desa (Kemendes) dan DPMD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),”jelas Kepala DPMD Kabupaten Mura, H Mefta Jhoni melalui Sekretaris, Alexander didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemdes, Rian Pratama saat diwawancarai Harian Silampari, Rabu (8/5) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa untuk liga nusantara terlebih dahulu dilaksanakan tingkat Kecamatan yang diikuti masing-masing Desa diwilayah tersebut. Untuk pemenangnya nanti akan mewakili Kecamatan ke tingkat Kabupaten.

“Kick off tingkat Kecamatan direncanakan setelah lebaran Idul Fitri atau Juni dengan sistem gugur dan tingkat Kabupaten Juli mendatang,” terangnya

Menurutnya, untuk tempat pelaksanaan tingkat Kecamatan diserahkkan kepada masing-masing Kecamatan dengan menggunakan lapangan yang resfrentatif. Sedangkan, untuk ditingkat Kabupaten dibagi dua zona yakni zona utara menggunakan lapangan B Srikaton terbagi 7 tim yakni Kecamatan Selangit, Terawas, Tugumulyo, Sumber Harta, Muara Beliti, Purwodadi dan Megang Sakti.

“Kalau zona selatan di tuan rumah Kecamatan Sukakarya, Muara Kelingi, BTS Ulu, Muara Lakitan, Jayaloka, Tuah Negeri dan TPK,” bebernya.

Selain itu, untuk persiapan pihaknya sudah menggelar rapat ditingkat Kecamatan dengan melibatkan ketua forum Kepala Desa (Kades) setiap Kecamatan. Dimana, untuk pendanaan dianggarakan melalui APBDes alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp5 juta untuk biaya pendaftaran, kostum, operasional dan lain-lain.

“Untuk ketentuan para pemain batas usia dengan tanggal lahir per 1 Januari tahun 2000 dan asli warga Desa setempat dibuktikan dengan adanya KTP-el,”bebernya.

Terlepas dari itu, adanya liga nusantara ini untuk menggali potensi pemain berbakat dan menggairahkan kegiatan olahraga serta menghidupkan roda perekonomian Desa melalui kegiatan olahraga yang digemari oleh masyarakat.

“Pada dasarnya kompetensi ini guna membangun semangat persahabatan dan persaudaraan sesama warga Desa dalam upaya membangun kohesi sosial di kalangan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan nasional,”pungkasnya. (HS-03)