Kominfo Hadiri Hari Pers Nasional di Kota Surabaya

    94
    FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI
    Suasana Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Kota Surabaya yang berlangsung selama empat hari (6-9 Februari 2019)
    Advertisement

    Silampari Online,

    DINAS Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Lubuklinggau mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Kota Surabaya yang berlangsung selama empat hari (6-9 Februari 2019).

    Acara puncak HPN 2019 sekaligus perayaan ulang tahun PWI ke-73 akan digelar pada Sabtu (09/02) terpusat di Grand City Surabaya dan rencananya dihadiri Presiden, Joko Widodo.

    Kepala Dinas Kominfo Kota Lubuklinggau, Erwin Armedi saat dibincangi di acara Konvensi Nasional Media Massa mengatakan, program kegiatan HPN 2019 di Surabaya sejalan dengan Perpres 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Eleketronik (SPBE).

    Dimana dalam Perpres tersebut mewajibkan digital sistem dalam pengelolaan pemerintahan termasuk dalam keterbukaan informasi publik.

    “Tema yang diambil pada HPN 2019 kali ini ‘Pers Menguatkan

    Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital’ sangat erat dengan Kominfo.

    Harapa kita akan semakin memperkuat sinergisitas antara

    pemerintah dengan media,” ungkap Erwin.

    Erwin mengatakan, nantinya Diskominfo Lubuklinggau akan mencoba

    membuat sebuah regulasi yang tepat, sehingga pencapaian informasi,

    khususnya kebijakan pemerintah daerah yang dapat diterima masyarakat.“Terutama yang bersifat digitalisasi,” ucapnya.

    Sementara itu, Menteri Kominfo, Rudiantara saat membuka Konvensi Nasional Media Massa mengatakan, industri media massa saat ini telah mengalami perubahan yang sangat cepat. Namun profesionalitas diperlukan bagi insan pers, sehingga konten yang disampaikan dapat mencerdaskan masyarakat.

    “Saya yakin selama insan pers menjaga etika dan profesionalitasnya, maka industri pers kita akan tetap jaya,” ucapnya.

    Menkominfo juga menyampaikan, pers dan digitalisasi hadir bersamaan. Sebab digitalisasi tidak mengadakan konten, tetapi hanya sebuah cara mengonsumsi berita saja.

    Untuk itu menurutnya, digitalisasi bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan ekonomi dan meningkatkan jumlah enterpreneur. Karenanya insan media diminta tidak takut terhadap digitalisasi.

    “Karena kita yakin digitalisasi akan membuka lapangan kerja baru, contoh Go Jek. Ini antara lain. Ada sharing ekonomi dan inklusi keuangan,” tegasnya.

    Selain acara Konvensi Nasional Media Massa, HPN dimeriahkan juga ada dengan rangkaian kegiatan, diantaranya Dialog : Peran Pers dalam Mendukung Hilirisasi Industri Tambang untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, juga ada Seminar Peran Genpi dalam Digitalisasi Dunia Pariwisata Indonesia dengan narasumber Menteri Pariwisata. Kemudian, Diskusi Publik “Optimalisasi Fungsi Media di Era Diskripsi dalam Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan. (HS-01/Rls)