Satu Untuk Semua

Massa dan Aparat Terlibat Bentrok

□ Simulasi Pengamanan Pilkada

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Ratusan massa dari salah satu kandidat pasangan calon kepala daerah (Paslon Kada) Empat Lawang, berkerumun di depan kantor KPU Kabupaten Empat Lawang, meminta Ketua KPU Kabupaten Empat Lawang menemui mereka, Kamis (22/2).

Suasana menjadi tegang lantaran Ketua KPU Kabupaten Empat Lawang yang diharapkan menemui ratusan massa ini tidak juga kunjung hadir, hingga suasana bertambah panas dan terjadi ketegangan antara massa dan aparat Kepolisian dan TNI yang memang bersiaga di lokasi.

Massapun mulai beringas dan melakukan perbuatan anarkis dengan berupaya menerobos masuk ke dalam gedung, namun tetap dihalau oleh aparat dari Polres Empat Lawang dan 2 Pleton Brimob serta anggota TNI yang berjaga. Kondisi semakin tidak terkendali, lantaran massa kian beringas bahkan kedatangan massa lainnya kian bertambah banyak, memperburuk situasi.

Aparatpun akhirnya melakukan langkah tindakan tegas dengan menurunkan pasukan anti huru hara dari satuan Brimob Polda Sumsel dan satu unit kendaraan Watercanon untuk menghalau dan meredam amukan massa.

Sempat terdengar puluhan tembakan peringatan dari aparat, kosentrasi massa pun terpecah saat gas air mata ditembakan aparat kekerumunan massa. Beberapa korban yang berasal dari warga sipil terlihat dievakuasi oleh tim medis untuk mendapatkan perawatan,sementara dari pihak keamanan terpantau beberapa personil mengalami cedera ringan.

Setelah 2 jam kericuan berlangsung, situasi dapat diredam oleh oleh aparat keamanan dan di sekitar lokasi aparat melakukan penjagaan sementara massa tidak lagi tampak lagi karena telah membubarkan diri.

Kericuhan yang berakhir bentrok antara aparat dengan massa pendukung Paslon Kada tersebut bukanlah hal yang sebenarnya, ini merupakan kegiatan simulasi Prosedur Tetap (Protap) atas antisipasi Pengamanan tahapan pilkada Kabupaten Empat Lawang, yang digelar Polres Empat Lawang di kawasan Pulo Emass Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan menjelaskan, kegiatan Simulasi Pengamanan Pilkada, bentrokan ini merupakan tata cara penanggulangan keamanan Pilkada. “Tentu saja saya berharap semoga kejadian seperti dalam Simulasi ini tidak akan terjadi pada pelaksanaan Pilkada nantinya,” ungkapnya di sela-sela acara simulasi tersebut.

Sementara saat menghadiri Media Gathering di Kantor KPU kabupaten Empat Lawang, usai kegiatan simulasi tersebut, kepada sejumalah wartawan Kapolres Empat Lawang menegaskan jika saat ini kondisi Empat Lawang, sudah sangat kondusif.

“Berkaca pada kejadian saat deklarasi damai yang berakhir ricuh kemarin, tentu saja kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kericuhan kembali saat jalannya tahapan pilkada ini,” ujar Agus.

Diapun menyoroti tahapan pilkada berikutnya yang akan mempertemukan massa kedua belah pihak, seperti debat kandidat, alangkah baiknya ditiadakan. “Kandidat sendiri yang bilang seperti itu, tapi setelah kita tanyakan ke KPU, katanya debat kandidat itu wajib. Nanti kita bahas lagi selanjutnya supaya tidak memicu terjadinya konflik,” jelasnya.

Kedepan dia berharap, massa dan tim sukses kedua belah pihak tidak mudah terpancing agar tidak terjadi lagi konflik. Pengamanan yang dilakukan pihaknya, tentu saja sesuai dengan potensi konflik yang ada dan semua pihak kata dia selalu berharap semua tahapan berjalan dengan lancar.

“Kedepannya, kita sama-sama upayakan agar tidak lagi terjadi konflik di tengah masyarakat dan pelaksanaan pilkada di Kabupaten Empat Lawang berjalan lancar,” harapnya. (HS-04)

Komentar
Loading...