Menghubungi Tinjau Progres Pembangunan Bandara Silampari

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU-Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI), Budi Karya Sumadi dalam memperingati Hari Penerbangan Nasional mengunjungi sejumlah tempat diwilayah Sumatera Selatan termasuk diantaranya Kota Lubuklinggau, Sabtu(27/10/2018).

Dalam kunjungan Menhub ini disambut oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Bupati Muratara, H Syarif Hidayat, Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti, Wakil Walikota, H Sulaiman Kohar, Pengusaha Nasional, Setiawan Ichlas (Iwan Bomba) dan pejabat di Lingkungan Lubuklinggau, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Budi Karya Sumadi tiba bersama rombongan pukul 11.30 wib di Bandara Silampari, dilanjutkan dengan peninjauan langsung progres pembangunan bandara silampari yang masih dalam proses pembangunan.

Setelah meninjau sejumlah titik pembangunan di Bandara Silampari Menhub bersama rombongan menuju ke Gedung Kesenian Sebiduk Semare Kota Lubuklinggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mewakili masyarakat Lubuklinggau mengaku bangga dengan kehadiran Menhub yang merupakan putra daerah asli Sumatera Selatan ini.

Ia berharap, sistem transportasi dan Bandara Silampari bisa lebih maju dan berkembang lebih baik lagi.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumatera Selatan, Kota Lubuklinggau saat inu berkembang sangat maju berkat keberadaan Bandara Silampari. Kedepan ia berharap seluruh wilayah di Sumatera Selatan bisa berkembang lebih pesat. Ia juga mengharapkan, Presiden RI, Joko Widodo dapat meresmikan langsung Bandara Silampari di Lubuklinggau pada Desember mendatang.

Pada sambutannya, Menhub Budi Karya Sumadi mengapresiasi perkembangan Sumatera Selatan. Terlebih LRT Sumsel menjadi yang pertama diresmikan di Indonesia.

Budi Karya Sumadi juga menjelaskan berbagai perkembangan dibidang transportasi dan perhubungan diseluruh Indonesia seperti Jalan Tol dan Sejumlah Bandara yang sekarang telah memiliki jadwal penerbangan yang aktif.

Ia berharap dalam pertemuan ini, seluruh lapisan masyarakat bisa memahami bahwa pembangunan bidang perhubungan bukan hanya untuk kalangan atas tapi seluruh masyarakat Indonesia khususnya daerah terpencil dan sulit dijangkau. (rilis)