Merasa Dianak Tirikan

  • Whatsapp
<small> <div style="text-align:right;">FOTO : NET</div></small>Ilustrasi

Silampari Online,

MURATARA – Masyarakat Desa Bingin Rupit merasa dianak tirikan, pasalnya beredar informasi peningkatan jalan┬ádari Terawas, Tebing Tinggi hingga ke Desa Maur namun tidak sampai pada Desa Bingin Rupit.

Muat Lebih

“Saya, mungkin juga masyarakat lain kecewa pada pemerintah, bagaimana tidak, peningkatan jalan menggunankan anggaran APBD Propinsi Sumsel tahun 2019, tidak sampai ke Desa Bingin Rupit, padahal setelah Desa Maur itu Desa Bingin Rupit bahkan tidak berjarak,”ungkapnya.

Dirinya merasa desa bingin rupit terkucilkan , dan menyayangkan kebijakan pemerintah tersebut.

“Saya berharap pada pemerintah Kabupaten Muratara, tolong pembangunan di setiap desa disama ratakan jangan seolah-olah. Tidak akan ada Bupati atau Gubernur kalau tak ada masyarakatnya,”ketusnya.

Senada disampaikan, Saputra (27) jika informasi peningkatan jalan itu benar tidak sampai pada desa Bingin Rupit, maka akan mengundang banyak pertanyaan.

“Kalau info tersebut benar saya benar-benar kecewa pada pemerintah, semua rakyat itu sama, jangan ada istilah dianak tirikan,”ujarnya kesal.

Sementara itu Kepala Desa Bingin Rupit Henki basif mengaku sejauh ini pihaknya belum mengetahui terkait peningkatan jalan tersebut.

“Hanya saja jika informasi itu benar, saya khawatir akan terjadi kerusuhan oleh warga, jangan-jangan saya yang disalahkan warga, padahal saya sendiri jika ada petunjuk dari pemerintah ada peningkatan jalan akan saya ikuti petunjuk tersebut apalagi terkait kepentingan masyarakat umum,”jelasnya.(HS-04)

banner 468x60