Mesti Beriringan Ketika Sekolah

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> Kepala SMAN 6 Lubulinggau Agustunizar menjadi pembina upacara dan mengimbau kepada anak didiknya untuk berhati hati dalam berkendara

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Kejahatan tidak mengenal tempat dan waktu, selagi kesempatan ada, maka bisa terjadi.
Seperti Jumat lalu (18/1) para bandit melakukan aksinya di Jl Poros Blok 51, Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Jumat (18/1) sekitar pukul 07.30 WIB.

Para bandit, mencegat beberapa pelajar yang tengah melintas naik motor, untung pelajar berteriak dan teriakan tersebut didengar warga.

Atas kejadian tersebut, Kepala SMA Negeri 6 Model Lubuklinggau Agustunizar mengimbau anak didiknya untuk selalu berhati hati dalam berkendara ketika hendak pergi sekolah maupun pulang dari sekolah.

Lebih lanjut Agustunizar mengatakan, hampir 60 persen pelajarnya merupakan masyarakat yang bertempat tinggal didaerah Jukung. Meski jalan mau kedaerah ini sudah bagus, namun rasa aman masih dikhawatirkan.

“Kita sudah kasih tahu, kalau mau pulang, atau berangkat sekolah, hendaknya beriringan, jika orang banyak, bandit kemungkinan sedikit ragu untuk melakukan pembegalan,”jelasnya.

Selama ini, pelajar SMAN 6 tidak pernah menjadi korban pembegalan, kalau lakalantas ada beberapa saja. Agustunizar berharap, kejadian jumat lalu dapat menjadi pengalaman untuk seluruh pelajar dan masyarakat yang berkendara. Jika dalam perjalanan khususnya didaerah kelurahan air temam, jukung, hendaknya dapat beriringan.

“Untung saja kan, ketika hendak dibegal, pelajar kita berteriak dan ada warga yang mendengar dan membantu, bahkan dari keempat pelaku, tertangkap satu, nah itulah kalau berkendara dijalan yang sepi keuntungan ketika beriringan dapat saling tolong menolong dan membantu sesama,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Agustunizar berharap pihak aparat keamanan khususnya Polsek Lubuklinggau Selatan dapat melaksanakan patroli. “Jika aparat kita berpatroli , kemungkinan para pelaku begal ini akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan kejahatan, ya semoga kedepan kejadian serupa tidak akan terulang lagi semua pelajar dan masyarakat dapat aman berkendara,”pungkasnya.(HS-02)