Mustofa Manager PLN ULP Lubuklinggau yang Baru

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ADI/HARIAN SILAMPARI</div></small> Mustofa

Fokus Melayani Masyarakat

Silampari Online,

Muat Lebih

Sebelum ditugaskan di Kota Lubuklinggau sebagai Manager PLN ULP Lubuklinggau, Mustofa bertugas di PLN ULP Tebing Tinggi selama 7 bulan 7 hari.

Adi Arianza – Lubuklinggau

Dan beberapa waktu lalu, Mustofa diberi amanah menjadi Manager PLN ULP Lubuklinggau.

Pertama kali bertemu dengan penulis, pria yang berasal dari Muara Bungo ini, telah menunjukan sikap yang ramah dan murah senyum.

Ia sudah berkeluarga memiliki tiga orang anak. Dan seorang istri yang bekerja sebagai ASN.

Kepada saya, Mustofa berpikir ketika di mutasi ke Lubuklinggau pasti ada tujuan besar, tentunya tujuan melayani pelanggan dan masyarakat sebiduk semare.

“Pada prinsifnya, PLN ini dimanapun berada tetap melayani dibidang kelistirikan dan juga meningkatkan kenyamanan masyarakat,”ungkap.

Dengan tetap menjaga kaida-kaida integritas serta prinsif pelayanan yang bertujuan untuk kepuasan pelangan.

Sepanjang ini, Mustofa perhatikan PLN ULP di Lubuklinggau sudah di programkan oleh Manager PLN yang lama, M Rizal.

“Saya nilai, sudah luar biasa, dari segi pelaporan kinerja sudah bagus dan tugas saya, ingin pertahankan, kalau ada peluang kita tingkatkan,”ujarnya.

Ia menilai, faktor yang bakal dihadapi kedepan yakni kendala pada cuaca alam serta masyarakat belum terbuka dengan bisnis tanaman pohonnya. Dimana kebanyakan masyarakat lebih mementingkan kebunnya dari pada listrik.

“Kita akan bangun komunikasi, terutama di pemerintahan daerah hingga ke tingkat kepala desa, agar kelistrikan ini dapat berjalan lancar,”harapnya.

Mustofa telah memiliki banyak pengalaman, yakni selama 15 tahun ia berada diteknis lapangan, pernah bekerja di Muara Bunga, Palembang, Bengkulu, Kepahyang, Sarolangun, Singkut, kembali ke Sarolangun lagi, Muara Bunga dan terakhir di Tebing Tinggi selama 7 bulan 7 hari.

Ia pertama kali gabung di PLN pada tahun 2003 tugas di Palembang. Dan paling berkesan dirinya bekerja di tebing tinggi karena merupakan salah satu daerah rawan. “Alhamdulillah selama bekerja disana saya baik-baik saja, segala sesuatu kalau kita tekuni insyah allah ada jalan keluarnya,”ungkapnya.

Dirinya disini mengemban amanah yang begitu besar, dan memiliki tantangan lebih besar. Dengan bantuan pemerintah kota, pihaknya meyakini bisa mewujudkan pelayanan lebih baik. (*)