Pelajar Muratara Berkesempatan Seleksi STTD

Kepala BKP-SDM Kabupaten Muratara, Sudartoni. Foto : Doc/HS.

Silampari Online,

MURATARA – Putra dan putri terbaik Kabupaten Muratara yang sudah menyelesaikan studi SMA-nya berpeluang bagus untuk mengikuti seleksi di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Pasca ketua STTD tandatangani kesepakatan bersama pila pembibitan dengan 23 kepala daerah beberapa hari lalu di the westin resort Nusa dua Bali.

Kepala Dinas BKP-SDM Muratara, Sudartoni mengatakan, pihaknya segera menindak lanjuti kesepakatan bersama Pemkab Muratara dengan pihak STTD tersebut.

“Adapun isi kesepakatan tersebut di antaranya, putra putri lulusan SLTA dari Kabupaten Muratara semua bisa mengikuti seleksi tes di STTD, jika meraka lulus akan dibiayai oleh pemerintah pusat atau APBN, pemerintah daerah atau APBD maupun wali murid,” ungkap Sudartoni, Rabu (4/4).

Lanjut Sudartoni, Bagi yang sudah menyelesaikan nanti atau tamat, maka akan ada di adakan dinas di daerah masing masing.

“Ini baru akan kita sosialisasikan, kemudian baru mengumumkan persyaratan. Adapun persyaratanya, tinggi badan 160 cm untuk perempuan, 165 cm untuk laki laki, mengenai tempat akan di kelolah oleh Dishub dan BKP-SDM kabupaten Muratara,” jelasnya.

Sambung Sudartoni, mengenai kuota pihaknya sudah mengajukan sebanyak mungkin, namun berapa yang diterima, belum bisa ketahui, kemudian yang bisa masuk ke sekolah STTD, itu dari sekolah di kabupaten masing masing, bagi yang berpendidikan di luar daerah.

“Yang jelas kita akan terima bagi yang bersekolah di kabupaten kita sendiri yaitu kabupaten Muratara, karena status sekolah tersebut STTD hampir sama dengan SPDN,” ujarnya.

Sementara, salah seorang siswa SLTA dari Kabupaten Muratara, Wahyu (15) mengatakan, mengapresiasi adanya kerja sama antara pemerintah Kabupaten Muratara dengan pihak sekolah tinggi itu. Apalagi itu tanpa biaya atau gratis.

“Namun saya berharap kepada pemerintah kiranya kesempatan tersebut betul-betul digunakan bagi siswa-siswi yang memenuhi syarat, jangan karena tidak ada orang dalam tidak bisa ikut,” ujarnya.

Lanjut wahyu, ia siap bersaing mendapatkan kesempatan seleksi tes di STTD.”terus terang saya sangat berminat untuk melanjutkan ke sekolah tinggi namun mungkin terkendala orang tua saya bukan berasal dari keluarga mampu atau kaya bahkan bukan pejabat,” pungkasnya. (HS-12)