Pelajar SMP Setubuhi Bocah SD

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : NET</div></small>ILUSTRASI

*Dampak Nonton Video Porno

Silampari Online,

Muat Lebih

MUSI RAWAS- Diduga akibat menonton video porno melalui handphone (Hp) membuat HN (15), seorang pelajar SMP yang masih dibawah umur nekat memperkosa tetangganya sendiri sebut saja Bunga (8) yang masih duduk di kelas II SD.
Tidak tanggung-tanggung kejadian tidak senonoh tersebut, diduga dilakukan tersangka sebanyak dua kali yakni pertama sekitar Pukul 11.00 Wib, pertengahan Maret 2018 lalu saat korban sedang bermain sendirian didepan rumah lalu ditarik ke rumah oleh tersangka.

Kemudian untuk kedua kalinya dilakukannya pada Juli 2018 dikebun belakang rumah tetangga tersangka, Desa Megang Sakti III, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Hendrawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara pemerkosaan tersebut. Dimana, tersangka sudah diamankan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan hasil Visum Et-Refertum.

“Untuk tersangka kita ringkus sekitar Pukul 19.00 Wib Senin (13/5) langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka dirumahnya tanpa melakukan perlawanan,”jelas Hendrawan kepada Harian Silampari, Rabu (15/5).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, tersangka dibawa ke Mapolsek Megang Sakti untuk dilakukan pemeriksaan yang didampingi oleh orang tua tersangka dan Penasehat Hukum.

“Kami meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan,”ucapnya.
Menurutnya, perkara pemerkosaan terjadi bermula saat tersangka sedang memainkan HP di ruang tamu rumahnya (menonton vidio porno). Sehingga timbullah nafsu birahi tersangka yang pada saat itu juga dari kaca jendela depan rumah tersangka melihat korban yang sedang bermain didepan rumah seorang diri.

“Setelah melihat korban maka terlintas dipikiran tersangka untuk melampiaskan nafsu birahi kepada korban,”terangnya.
Kemudian, tersangka menghampiri korban dan menarik tangan kanan korban mengajak ke rumah tersangka untuk masuk ke kamarnya dan kemudian tersangka membaringkan korban hingga terjadilah hubungan badan hingga mengeluarkan cairan ditumpahkan diatas kasur.

“Untuk perbuatan tersangka kembali dilakukan pada awal Juli 2018 tepatnya di kebun belakang rumah tetangga tersangka, namun diketahui oleh teman korban,”bebernya.

Hanya saja, tersangka mengancam teman korban agar tidak memberitahukan kejadian kepada orang lain, maka tersangka akan meninju teman korban. Namun, perkara pemerkosaan baru diketahui ibu korban, Jumat (3/5/2019) hingga melaporkan ke Polsek Megang Sakti.

“Dari laporan dan pemeriksaan saksi serta keterangan korban kami meringkus tersangka dan saat ini tersangka mendekam dibalik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”pungkasnya. (HS-03)