Satu Untuk Semua

 Pembangunan Jalan Desa Anyar Dipertanyakan

Silampari Online,

MUSI RAWAS– Diduga pembangunan bahu jalan Desa Anyar Kecamatan Muara Lakitan tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB). Mengingat, kondisi bangunan tersebut tidak rata.
“Kuat dugaan bangunan bahu jalan itu dibangun tidak sesuai dengan RAB yang ada. Sebab, terlihat jelas bangunan itu ada yang kecil dan ada yang agak lebar, kalau masalah ketebalan sudah pasti tidak sama karena sebelum disemen (dicor) terlebih dahulu ditimbun,”kata warga Desa Anyar yang mintak namanya tidak disebutkan kepada Harian Silampari, Kamis (8/11).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa ia menduga untuk pembangunan itu ada penyimpangan dana anggaran. Sebab, saat akan mulai dibangun hingga sekarang tidak terlihat papan informasi sumber dana bangunan itu.
“Bagaimana masyarakat tidak menduga ada penyimpangan karena tidak ada transparansi mengenai anggaran bangunan tersebut,”terangnya.
Menurutnya, bilamana bangunan itu bersumber dari Dana Desa (DD) maka sudah jelas diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2014 tentang transparansi Anggaran  DD.

“Saya berharap kepada pemilik proyek bangunan agar membagun sesuai dengan harapan masyarakat supaya dapat dinikmati sampai dengan anak cucu nanti. Karena untuk dapat bangunan masuk ke Desa kami ini tidak mudah,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Anyar Herwan Sawiran menjelaskan, untuk pembangunan jalan Desa regit beton itu dari Pemerintah Kabupaten Mura melalui DPU-BM sepanjang 800 meter dengan anggaran kurang lebih Rp2 miliar. Dimana, jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat yang akan keluar masuk Desa.

“Memang untuk kondisi jalan pasirnya keluar dan kemungkinan ketika pembangunan jalan ini dikerjakan maka kurang semen,”tutur Herman.
Terlepas dari itu, terkait kondisi jalan Desa yang baru selesai kurang lebih satu bulan namun sudah rusak maka ia telah mengkoordinasikan dengan pihak pemborong terkait kondisi jalan ini. Sebab, sudah berapa kali hujan namun pasir masih tetap keluar dari coran.

“Memang setelah dikoordinasikan maka ada tukang datang dan jalan itu diaci. Namun, kendati begitu tetap untuk hasilnya tidak maksimal,”pungkasnya. (HS-03)

Komentar
Loading...