Pemerkosa Anak Kandung Miliki 11 Anak

  • Whatsapp

Silmapari Online

REJANG LEBONG – Berbagai fakta juga terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka persetubuhan anak dibawah umur, yaitu SS (60) warga asal Musi Rawas yang tinggal di Kecamatan Lebong Tengah.

Selain dua korban merupakan anak kandungnya sendiri, ternyata pelaku memiliki 11 orang anak dan sudah dua kali menikah.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, diketahui bahwa aksi bejat tersebut dilakukan tersangka terhadap sang anak satu kali dalam seminggu. Aksi tersebut berlangsung sejak tahun 2016 hingga tahun 2019. Awalnya hanya sang kakak yang menjadi korban, namun seiring berjalannya waktu dan sang adik terlihat semakin dewasa, sang bapakpun menggagahi anaknya tersebut.

Kedua korban merupakan anak ketiga dan keempat dari pernikahan pelaku yang kedua. Dari pernikahan kedua pelaku memiliki 6 orang anak dan dari pernikahan pertama pelaku sudah memiliki 5 orang anak atau total sudah memiliki 11 orang anak.

“Dari dua anak pelaku, memang satu orang yang sudah melapor. Satu korban lagi belum, tapi rencananya juga akan melapor,”terang Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma didampingi Kanit PPA Aiptu Dessy Oktavianti.

Dari pengakuan tersangka, sambung Andi, diketahui untuk sang kakak sudah sejak duduk di bangku SD mengalami aksi pencabulan. Pencabulan dilakukan untuk membangkitkan gairah pelaku sebelum berhubungan dengan sang istri atau ibu dari korban.

“Namun setelah istri kedua pelaku meninggal atau tepatnya setelah tiga tahun menduda, aksi pelaku semakin nekat dengan meniduri anak kandungnya sendiri,” sambung AKP Andi.

Ditambahkan AKP Andi,tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 76 D juncto Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

“Ancaman maksimal 15 tahun penjara ini ditambah sepertiga ancaman artinya ditambah 5 tahun karena adanya hubungan keluarga/sedarah dengan korban. Sehingga total ancaman pidana yang dihadapi tersangka menjadi maksimal 20 tahun penjara,” singkat AKP Andi Kadesma.

Pos terkait